Tampilkan postingan dengan label infomulia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label infomulia. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Februari 2012

Mengapa Bisnis MELIA Kami Tawarkan

Mengapa Memilih Melia Nature Indonesia

   Bisnis Melia Nature Indonesia bukan bisnis jualan produk. Bukan jadi sales atau disuruh mencari orang sakit. Bisnis ini mengajak kita untuk hidup sehat, banyak teman, dan banyak duit. Tidak perlu belanja bulanan, tidak perlu tutup poin untuk mendapatkan bonus dan tidak ada peringkat serta tanpa janji reward.

Melia Nature Indonesia adalah sebuah perusahaan MLM yang merupakan pemimpin terdepan dan pertama kali di indonesia yang menciptakan terobosan terbaik di sistem bisnis MLM yang berpihak pada membernya, dimana peluang member untuk sukses dan berpenghasilan jauh lebih besar dan lebih cepat.

Lima PILAR mengapa PT Melia Nature Indonesia Menjadi bisnis terbaik saat ini :

1.  Profil & Perijinan baik SIUP, SIUPL serta Ijin Badan POM untuk produknya

2.  Produk yang berkualitas untuk kesehatandan di butuhkan terus menerus 

3.  Marketing plan yang berpihak pada member 

4.  Website Resmi di update setiap hari untuk mengetahui jaringan dan bonus member

5.  Leader dan Support system yang membantu perkembangan jaringan

 

 Keuntungan dan kemudahan PT Melia Nature Indonesia :


  • Modal Hanya sekali seumur hidup.
  • Pembayaran Bonus Tercepat (Harian).
  • Tak Perlu Belanja Bulanan, karena adanya automaintain
  • Tidak Jualan Produk.
  • Tidak ada tutup poin.
  • Kerja Lebih Ringan (Hanya Membina 2 Team), apalagi dibantu dengan website ini
  • Sistem SpillOver.
  • Bisnis Yang Dapat Diwariskan
  • Bonus Terbesar:
    1 Unit Bisnis: Rp. 850.000,- per hari, minimal Rp. 106 juta/bulan 
    3 Unit Bisnis: Rp. 2.550.000,- per hari, minimal Rp. 309 juta/bulan 
    7 Unit Bisnis: Rp. 5.950.000,- per hari, minimal Rp. 721 juta/bulan

SISTEM SPILLOVER

Bisnis ini merupakan penggabungan sistem Binary (2 kaki) dengan sistem Unilevel, maka Anda akan mendapat limpahan member. Dengan penggabungan sistem Unilevel maka tidak membuat member menjadi malas, karena bonus Unilevel jauh lebih besar. Dengan penggabungan bisnis ini, maka baik downline maupun upline tidak ada yang dirugikan

PETUNJUK RASUL SAW UNTUK PARA SUAMI


Sebagian sahabat ada yang bertemperamen keras sehingga gampang memukul istri. Tindakan itu didasari untuk mendidik istri, tetapi diantara sahabat ada juga yang bertemperamen lembut dan penyayang.
Adapun rasulullah mempunyai sikap tersendiri  terhadap kelompok yang pertama (keras). Hal ini dikemukakan oleh sahabat  yang bernama Iyas binAbdilah abi dhubab , dia berkata “nabi bersabda “janganlah engkau memukul hamba hamba allah  dari kalangan para wanita,” kemudian suatu saat datanglah umar kepada Nabi Saw, seraya berkata “para wanita telah mendurhakai suaminya , maka apa yang boleh dilakukan suami terhadapnya ya rasulullah, Rasul kemudian menyuruh suami memukul istri yang druhaka”
Suatu ketika sekelompok kaum wanita berkerumun di tengah tengah keluarga rasul, maka pada pagi harinya beliau bersabda “telah terkumpul di tengah tengah keluarga Muhamad sejumlah tujuh puluh wanita, msing masing mengadukan perihal suaminya. Mereka (suami yang suka memukul istri)  memang bukan  orang orang terbaik diantara kamu .”
Dilihat dari sisi kronologis antara  sunnah dan Quran  perihal larangan memukul perempuan, barangkali waktu itu belum turun ayat yang membolehkan memukul perempuan, ketika para wanita mulai mendurhakai para suaminya, maka nabi mengizinkan suami memukul istrinya, dan ayatpun turun untuk menyetujuinya, akan tetapi  ketika suami kelewat batas dalam memukul istri, beliau menegaskan bahwa sekalipun boleh memukul istri yang buruk akhlaknya, namun tidak memukulnya tentu lebih AFDHAL.
Dan termasuk petunjuk rasulullah adalah sabdanya “ janganlah engkau memukul istrimu seperti memukul hewanmu, kemudian engkau menyetubuhinya dimalam hari”
----=o0O0o=-----

Memukul istri


Merupakan petunjuk Rasul yang sangat agung adalah, beliau tidak pernah memukul istri, hal ini berdasar dari Aisyah “
“adalah Rasullulah Saw tidak pernah memukul pembantunya, istrinya, tidak pula memukul sesuatupun dengan tangannya” Hadis shahih riwayat ibnu majah dalam sunanya nomur 1884
Perlakuan yang di sukai Rasulullah kepada para istrinya itu juga di anjurkan terhadap para shahabiya (perempuan-perempuan sahabat)
Fatimah binti Qais ra, setelah diceraikan suaminya, ia mendatangi rasulullah untuk melaporkan kasus perceraianya, Rasulullah bersabda padanya “apabilaa masa idahmu telah selesai beritahukanlah padaku” .
Setelah selesai masa iddahnya ia menuturkan “ sesungguhnya  Mu’awiyah bin Abi sufyan dan abu Jahm melamarku”,
maka Rasulullah bersabda “berkenaan dengan Abu jahm maka dia orangnya tidak pernah meletakkan tongkat dari pundaknya (setiap saat siap memukul) dan berkenaan dengan mu’awiyah mak ia orangnya fakir lagi tidak berharta, maka nikahlah dengan Usmah bin Zaid” tapi aku tidak menyukainya.
Nabipun bersabda lagi “Menikahlah dengan Usamah  maka akupun bersedia menikah dengannya. Dengan itu alloh memberiku kebaikan yang banyak dalam pernikahanku serta akupun akhirnya menyukainya.
Rasull tidak menganjurkan menikah dengan Abu jahm sebab dia laki-laki yang suka memukul.
Imam Nawawi berkomentar tentang hadis ini “ inilah makna yang shahih bedasarkan dalil riwayat muslim bahwa abu jahm memang suka memukul perempuan.”
Rasull   Saw tidak menampik adanya tuntutan cerai dari Habibah tehadap suaminya yang memang suka memukul
Dari Aisyah ; bahwa Habibah binti Sahl istri Tsabit bin Qais bin Syammas, suatu ketika ia memukul istri hingga retak sebagian anggota tubuhnya, kasus ini dilaporkan pada Rasull lalu Tsabit dipanggil dan nabi bersabda “Ambil sebagian harta istrimu dan ceraikanlah dia”
Tsabit bertanya “ adakah pesoalan ini membawa kebaikan ya rasulullah?”
“ya tentu” jawab Rasull
Maharku dulu berupa dua petak kebun, dan keduanya sekarang mejadi miliknya” kata TSabit
Lalu nabi menjawab” Ambil kedua petak kebun itu dan ceraikalah dia” maka diapun melaksanakan.
Al Baghawi berkomentar  “berdasarka hadis ini apabila seorang suami memukul istrinya sebagai pelajaran, maka hal itu cukup menjdi alasan bagi istrinya untuk menuntut cerai (KHULU)

Senin, 23 Januari 2012

Perbedaan Bisnis MLM vs MONEY GAME

Saat ini sangat banyak perusahaan yang berkedok perusahaan MLM yang memanfaatkan system jaringan akan tetapi tidak memiliki produk untuk dipasarkan atau bila ada produk tetapi harga produk lebih mahal dari harga retail/pasaran (produk hanya sebagi tameng). Jadi kerjanya adalah perusahaan menawarkan bonus bonus, jika berhasil mengajak orang lain masuk kedalam system binisnya. Perusahaan seperti ini disebut dengan perusahaan berjenis “MONEY GAME”. Alasan umum yang dikatakan adalah uang yang di keluarkan digunakan untuk membeli personal franchise atau hak bisnis. Mestinya harus jelas berapa nilai uang sebagi keanggotaan dan berapa nilai uang untuk di tuka dengan produk.

*    Member mebayar sejumlah uang tanpa menerima produk, perusahaan hanya menawarkan bonus jika mengajak orang lain.
*    Perusahaan menjual produk pada member dengan harga jauh lebih tinggi dari harga pasaran
*    Menawarkan system investasi dengan bunga tidak realistis
*    Perusahaan memiliki SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung) jangan pernah bergabung pada MLM yang tidak ada ijinnya karena tidak ada jaminan dari pemerintah
*    Harus ada ijin mengenai produk, jika produk berupa produk kesehatan dan makanan harus ada ijin dari Badan POM sebagai jaminan bahwa produk tersebut aman
*    Perusahaan menjual produk dengan harga wajar dan realistis.

BISNIS KONVENSIONAL vs MLM

MLM (Multilevel Marketing) merupakan sebuah bisnis dengan system efisiensi pada jalur distribusi dan promosi, dimana jalur distribusi dan promosi tersebut di ambil alih oleh perusahaan MLM, keuntungan dari pemangkasan jalur distribusi dan promosi akan menjadi keuntungan perusahan MLM dan bagi member yang mengkonsumsi sekaligus juga mempromosikan dan mendistribusikan produk akan memperoleh bonus sesuai dengan aturan yang di tetapkan oleh perusahaan MLM
Meskipun bisnis MLM termasuk dari direct selling (penjualan langsung) sebetulnya industri MLM dapat dikatakan berdiri sendiri karena adanya beberapa perbedaan mendasar antara bisnis retail dengan bisnis MLM baik dalam arti cara pemasaran maupun system distribusinya serta pembagian keuntungan.dari gambaran tersebut dapat diambil beberapa kesimpulan perbedaan bisnis retail dengan bisnisMLM
-     Distribus dan promosi produk pada bisnis retail/konvensional akan digantikan oleh perusahaan MLM
-     Harga produk sampai ketangan konsumen pada bisnis retail dan MLM haruslah sama.
-     Perusahaan MLM  tidak harus memiliki produk
-     Biaya promosi dan distribusi pada bisnis konvensional akan menjadi keuntungan perusahaan MLM yang menjadi bonus member
-     Besar kecil bonus diatur oleh perusahaan MLM
-     Perusahaah MLM berfungsi sebagai REGULATOR denga tugas  Menyiapkan perijinan administrasi kantor serta menyiapkan produk yang akan di pasarkan
-     Merancang rencana pengembangan usaha (marketing plan) yang mengatur syarat keanggotaan member, cara mengembangkan usaha, serta perhitungan bonus dan cara pembayaranya
-     Member MLM bertugas sebagai EKSEKUTOR dengan tugas mengkonsumsi, mempromosikan mendistribusikan dan mengajarkan orang lain untuk membangun jaringan)

Kiat Memilih MLM yang Benar

Ada empat pilar yang harus diperhatikan sebelum anda bergabung menjadi member di sebuah perusahaan MLM untuk mendukung kecepatan kesuksesan member :

Perizinan adalah  satu hal yang paling penting yang harus diperhatikan oleh setiap calon member sebelum bergabung di perusahaan MLM. Perizinan merupaka legalitas sekaligus jaminan dari pemerintah Republik Indonesia ataas usaha yang di jalankan

Setiap perusahaan MLM harus memiliki dua izin yaitu SIUP  dan SIUPL (Surat Izin Usaha Penjualan Langsung) yaitu izin khusus yang di keluarkan Departemen Perdagangan untuk izin Perusahaan MLM. Jika perusahaan MLM tidak mempunyai SIUPL maka perusahaan tersebut tidak resmi di wilayah Indonesia.
Produk-produk perusahaan MLM terutama produk makanan dan minuman kesehatan harus memiliki izin khusus dari badan POM yang merupakan jaminan bagi masyarakat Indonesia bahwa produk yang tersebut aman untuk di konsumsi masyarakat, jika ijin produk belum ada dari Dirjen POM maka produk tersebut ilegal dan tidak aman untuk di konsumsi

Alasan  mengapa produk perusahaan MLM sebagi salah satu pilar penting penilaian bagi member sebelum bergabung dengan perusahaan MLM adalah ;
A.   PRoduk perusahaan MLM adalah sebagi kunci awal kendaraan penghubung antara member dan calon prospek
B.  Produk menjadi parameter bagi calon member  sehingga tidak terjebak kedalam system money game
C.  Perusahaan MLM yang benar memiliki produk produk denga kualitas yang baik dan harga yang realistis terutama produk produk makanan kesehatan yang mampu membantu  penyembuhan berbagai penyakit yang di derita masyarakat.
D.  Produk perusahaan MLM yang dibutuhkan masyarakat dan di pakai secara berulang ulang atau terus menerus sehingga market tetap ada
Dengan parameter tersebut maka member telah memiliki produk dari perusahaan MLM yang mampu untuk pertama kali mempengaruhi orang membeli, mengkonsumsi serta ikut membangun jaringan.
Perijinan dan produk yang baik dari perusahaan MLM tidak cukup sebagai poin penilaian bagi calon memberuntuk bergabung di perusahaan MLM. Semua calon member harus menyadari bahwa tujuan begabung di perusahaan MLM bukan hanya untuk mengkonsumsi produk akan tetapi tujuan yang kedua adalah ingin memiliki penghasilan  di bisnin MLM. Dengan memperoleh bonus jika mengkonsumsi, mendistribusikan dan mempromosikan produk  serta membangun jaringan di perusahaan MLM. Marketing Plan Perusahaan MLM adalah penilaian selanjutnya karena di marketing plan inilah diatur semua mengenai bonus bonus member. Poin penting untuk menilai marketing plan perusahaan MLM :

Semakin cepat bonus bonus  member di bayar oelh perusahaan  MLM setelah memperoleh omzet akan semakin besar peluang member untuk lebih cepat berkembang karena sebenarnya hamper seluruh member tidak memiliki uang untuk membiayai pengembangan jaringan  selama lebih kurang satu setengah bulan sebelum memperoleh bonus.

Dengan pembayaran bonus yang lebih cepat maka setiap member mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari dan membiayai kebutuhan dana dalam membangun jaringan tanpa mengganggu penghasilan dari pekerjaan yang lain

Setiap omzet yang di hasilkan oleh member, baik itu omzet mengajak, perkembangan jaringan ataupun omzet belanja ulang produk harus di bayar perusahaan MLM berupa bonus tanpa syarat, tutup poin sebelum member memperoleh bonus merupakan ketidak adilan bagi seluruh member dan harus di tentang.

Semakin sedikit jenis bonus di perusahaan MLM akan semakin mudah bagi seluruh member untuk menganalisa dan mengetahui jebakan ataupun syarat syarat yang di tetapkan perusahaan pada tahap awal sehingga member tidak kecewa di kemudian heri serta semakin mudah perhitungan bonus member akan semakin memudahkan member mengetahui pantaas tidaknya untuk mencari penghasilan di bisnis MLM dan juga semakin trasparan bagi member untuk mengetahui bonus yang di peroleh setiap terjadi omzet.

Perhitungan yang paling mudah untuk mengetahui prosentase setiap bonus adalah dengan membandingkan antara bonus yang di peroleh dengan omzet yang di hasilkan dan dengan membina seminimal mungkin group jaringan.
Member sebagi eksekutor pantas memperoleh keuntungan lebih besar dibandingkan dengan perusahaan MLM.
Setiap calon member jangan pernah tergiur dan tergoda denga reward, penghasilan ratusan juta rupiuah, pasif income, bonus sharing, karena semua itu adalah hasil akhir.

Utuk sukses di bisnis MLM tidak bisa di kerjakan sendirian, calon member harus memiliki TAM LEADAER.
Poin yang diperhatikan dalam menilai team leaders dan support system adalah
A.  Team leader yang cerdas, tangguh, komitmen, jujur serta memiliki integritas untuk membantu seluruh jaringan
B.  Team leaders harus mampu memberikan pembelajaran edifikasi dan duplikasi yang benar trasparan, cerdas kepada seluruh jaringan
C.  Team leaders yang mempu menciptakan support system yang baik sebagai bahan duplikasi, edifikasi, pembelajaran tentang bisnis MLM serta cara cara membangun jaringan dengan efektif tanpa hanya memberikan motivasi yang tidak realistis
D.  Saat ini sangat banyak petualang-petualang bisnis MLM di Indonesia yang selalu mengaku sebagi seorang pelaku bisnis yang handal serta berpengalaman padahal belum pernah sukses dalam menjalankan bisnis MLM dimana sebenarnya dia selalu menjadi objek perusahaan MLM. 


      Pelaku petualang ini tidak seagan segan mengajak calon member untuk bergabung di perusahaan Money game atau berusaha memindahkan jaringan member ke perusahaan MLM yang lebih jelek di banding MLM sebelumnya dengan berbagai alas an yang tidak bermoral demi kepentingan sendiri

MEMBER dan CALON MEMBER harus hati hati dengan petualang pelaku bisnis MLM ini

-----oo0oo-----

Sabtu, 30 Juli 2011

Kenali Tanda-Tanda Kecanduan Seks

Berbagai hal bisa membuat orang kecanduan, termasuk kecanduan seks. Untuk itu kenali gejala apa saja yang muncul jika seseorang sudah terkena kecanduan seks.

Kecanduan seks bisa membahayakan orang-orang disekitar pecandu. Hal ini karena kecanduan seks membutuhkan orang lain sebagai pasangan untuk membantunya memberikan kesenangan. Ia akan terobsesi oleh seks dan aktivitas seksual atau fantasi dengan mengesampingkan hal-hal lain sama seperti pecandu lainnya.

Kecanduan seks bukan sekedar penyakit akibat tak bisa menahan godaan atau rangsangan seksual saja, tapi juga karena ketidakberdayaan untuk mengontrol perilaku. Bahkan menurut ahli psikologi, kecanduan seks kini dikategorikan sebagai penyakit saraf.

Berikut ini beberapa peringatan awal yang harus diwaspadai sebagai gejala kecanduan seks, seperti dikutip dari Lifemojo, Sabtu (30/7/2011) yaitu;

  1. Menggunakan seks untuk menghilangkan perasaan negatif hingga bisa mendapatkan kesenangan sementara
  2. Menyembunyikan perilaku seksual dari pasangan
  3. Semua efek sakit dari pekerjaan, hubungan dengan orang lain atau kehidupan sehari-hari akibat obsesi terhadap seks
  4. Menyadari bahwa hubungan seks yang dilakukan bisa menjadi masalah jika diketahui oleh publik
  5. Ketidakmampuan untuk berhenti dari kehidupan seksual rahasia yang berbahaya secara permanen
  6. Melakukan masturbasi secara kompulsif (berulang-ulang) dan melakukan seks yang tidak aman

Jika ada salah satu dari gejala atau perilaku tersebut, maka ada kemungkinan seseorang mengalami kecanduan seks dan memerlukan bantuan seperti terapi untuk mengatasinya.

Sementara itu ada pula beberapa perilaku khas yang dimiliki oleh seorang pecandu seks seperti:

  1. Memiliki keasyikan tersendiri dengan seks sepanjang waktu
  2. Menjadikan aktivitasnya sebagai salah satu ritual
  3. Meskipun menyadari bahwa tindakannya salah, para pecandu akan mampu mengubah perilakunya tapi tetap melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang

Beberapa hal diduga bisa menjadi penyebab seseorang jadi pecandu seks seperti merasa kesepian sehingga ia melihat seks sebagai cara agar merasa dihargai dan dicintai, atau bisa juga karena adanya kekerasan pada masa kanak-kanak.

Penanganan yang diberikan untuk pecandu seks pun berbeda-beda tergantung dari penyebabnya. Namun kunci keberhasilan dari merehabilitasi pecandu seks meliputi 3 hal yaitu mengevaluasi riwayat hidupnya, mengubah cara pandangnya serta mencegahnya agar tidak kambuh lagi.

Sebab tasawuf digugat

Menurut sebagian muslimin, tasawuf adalah bid’ah, mengada-adakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada dala agama. Bahkan, tasawuf adalah suatu aliran yang sesat dan menyesatkan, baik karena kejahilan, motif menutupi ketidaksetiaan mereka kepada syariat, maupun malah untuk menghancurkan agama sendiri dari dalam.
Apa yang menyebabkan sikap-sikap bermusuhan seperti ini terhadap tasawuf?
Pertama adalah keyakinan tasawuf bahwa selain syariat, ada thariqah dan hakikat. Keyakinan inilah yang menyebabkan penolakan secara total terhadap tasawuf.
Mengenai sebab yang pertama, kaum sufi memang percaya bahwa syariat-dalam makna melaksanakan kewajiban-kewajiban keagamaan secara lahiriah dengan kriteria fiqh semata, tak akan mampu membawa seorang Muslim kepada tujuan puncak beragama.
Tujuan ini, menurut kaum sufi adalah hakikat (haqiqah), sesuatu yang besifat batiniah dan secara total,serta menyatunya (tauhid) manusia kembali (ma’ad) dengan Tuhan yang juga sumber- awal (mabda’)-Nya.
Untuk mencapai tingkat ini orang harus menjalani thariqah, yakni maqamat dan ahwal yang merupakan esensi tasawuf itu sendiri. Seperti “syariat” juga, istilah thariqah bermakan “jalan”. Hanya saja, jika “syariat” berarti jalan raya, “thariqah” berarti jalan kecil atau sempit. (Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa menempuh thaiqah jauh lebih sulit ketimbang menempuh “syariat”). Nah, dalam konteks ini, syariat “hanyalah” kendaraan untuk thariqah, dan thariqah, pada gilirannya, adalah kendaraan untuk mencapai hakikat. Nah, sebagai konsekuensi keyakinan seperti ini, terkadang-dalam segala kesetiaannya kepada syariat- kaum sufi memiliki pendapat yang berbeda mengenai fiqh dengan pendapat para ulama fikih itu sendiri.

Kedua adalah adanya kepercayaan-kepercayaan tertentu yang diungkapkan sebagian sufi, seperti hulul,ittihad , wahdah al-wujud, dan sebagainya. Keberadaan-keberadaan kepercayaan yang nyeleneh dan rumit seperti ini menyebabkan para penentangnya hanya mempersoalkan kepercayaan-kepercayaan ini  lalu menolak keseluruhan tasawuf-kecuali sekelompok orang yang memang cenderung menkafirkan kelompok lain yang tidak sepaham.
Untuk membuktikan ketidak-islaman tasawuf, biasanya orang menggunakan dua cara.
Pertama, istilah atau ilmu yang bernama tasawuf itu tak terdapat, baik dalam Al-Quran maupun Sunnah.
Kedua, banyak diantara kepercayaan tasawuf bisa ditunjukkan sebagai berasal, atau setidak-tidaknya sama, dengan sumber-sumber lain di luar islam-baik sumber Yunani, Kristen, Hindu, Buddha, maupun Persia.
Menanggapi pandangan-pandangan seperti itu, para pendukung tasawuf biasanya mulai dengan menyatakan bahwa penamaan tasawuf hanyalah sekadar suatu cara untuk menampilkan ciri-ciri khas kelompok ini. Persis seperti Rasul dan para sahabatnya dulu menjuluki Bilal si orang Etiopia dengan Al-Habsyi, atau Shahiba atau Suhail Al-Rumi (orang Romawi), atau Salman Al-Farisi (orang Persia). Bahkan Al-quran tak cukup menyebut orang-orang Mukmin yang baik-baik dengan hanya menyebut mereka sebagai Mukmin, melainkan terkadang menyebut sebagian di antara mereka al-ta’ibin, atau sebagian yang lain al-mutashaddiqin, al-abidin, al-hamidin, al-shalihin, dan banyak lagi lainnya. Lagi pula, kenapa kenapa hanya penamaan Shufi saja yang diperdebatkan padahal dalam sejarah kaum Muslim, umat ini di kelompokkan di bawah nama-nama Mu’tazili, Asy’ari, Maturudi, Salafi, Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hanbali dan tak terhitung nama-nama lainnya. Selanjutnya, jika asal kata tasawuf itu dipersoalkan karena tidak terdapat di dalam Al-Quran, maka kita dapati banyak sekali ilmu yang tidak disebut di dalam Al-Quran tapi tak pernah dianggap sebagai bid’ah. Tentu saja kita harus memulai dari fiqh karena, meskipun kata ini dipakai di dalam Al-Quran, ia tak pernah dipakai untuk menunjuk tentang ilmu hukum-hukum ibadah seperti yang kita kenal sekarang ini. Lalu ada ushul al-din, musthalah al-hadits, ilmu tafsir, ilmu nahwu (tata bahasa), ilmu al- kalam, dan sebagainya. Apalagi jika argumentasi ini kita perluas hingga ke ilmu-ilmu non-agama yang, dalam sejarah islam awal diterima luas oleh kaum Muslim, seperti ilmu falak, ilmu kedokteran, ilmu kimia, dan sebagainya. Argumentasi seperti ini sekaligus menunjukkan bahwa sesuatu ilmu bisa saja berkembang melewati apa yang secara eksplisit terkandung dalam Al-Quran an Al-Sunnah, tanpa harus dianggap sebagai bid’ah atau malah sesat.
Untuk menjawab keberatan orang mengenai asal-usul tasawuf, para pendukungnya cukup sigap untuk menunjukkan sumber-sumber Qurani paham ini. Tapi, sebelum itu kiranya mudah dipahami bahwa adanya kesamaan antara ajaran-ajaran tasawuf tertentu dengan ajaran agama Kristen, Hindu, Buddha, bahkan pemikiram Yunani sama sekali tak otomatis berarti bahwa ajaran-ajaran tasawuf itu sesat. Karena, jika argumentasi seperti ini dibenarkan, maka hukum fiqih tertentu yang ternyata sama dengan hukum Kristen haruslah dianggap sesat pula. Padahal kenyataan seperti ini amat banyak terjadi. Demikian pula dengan kesamaan-kesamaan pandangan dalam ilmu Kalam dengan teologi Kristen. Dan seterusnya. Lagipula, bukan hanya penganut pandangan tasawuf yang berpendapat bahwa sesungguhnya hikmah itu tercecer di mana-mana. Bukankah Rasulullah sendiri bersabda bahwa “Hikmah adalah barang kaum Mukmin yang hilang” dan bahwa kita diperintahkan untuk memungutnyadi manapun ia kita ketemukan? Belum lagi jika kita memercayai bahwa, sampai batas tertentu, ajaran-ajaran agama itu bahkan mungkinjuga pemikiran Yunani tertentu adalah perintah peninggalan para Nabi dan Rasul yang diturunkan Allah kepada berbagai bangsa. Apalagi agama Kristen, yang jelas-jelas pada awalnya adalah memang merupakan wahyu Allah, sebagaimana juga agama Yahudi dan agama-agama samawi lainnya.
Ada lagi yang bersikap anti tasawuf karena dalam tasawuf terdapat paham-paham atau pandangan-pandangan yang dianggap sesat. Terhadap keberatan seperti ini, pendukung tasawuf akan balik bertanya: apakah kita harus membuang hadis hanya karena di dalamnya menyusup hadis-hadis palsu, atau mencampakkan ilmu tafsir karena di dalam sebagiannya terkandung issra’iliyyat, atau ilmu fiqih karena adanya upaya manipulatif dalam bentuk perumusan berbagai hilah yang sering kali mengada-ada, tidak bertanggung jawab, bahkan melecehkan syariat itu sendiri? Bahkan pun jika para pendukung tasawuf sepakat mengenai kesesatan-kesesatan yang ada dalam sebagian paham atau pandangan dalam tasawuf, maka yang perlu dilakukan adalah membersihkan tasawuf- persis seperti yang kita lakukan terhadap ilmu-ilmu lain dari kesesatan-kesesatan, dan bukan mencampakkannya sama sekali.

Tingkatan orang dalam Puasa

Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Dan yang tak dapat di pisahkan dengan bulan ini adalah ibadah puasa selama satu bulan penuh. Ada banyak pembahasan dalam urusan ibadah bulan suci ini tapi kali ini kita hanya akan sedikit menguraikan tentang tingkatan dari orang yang menjalankan puasa,khususnya puasa ramadhan.
ada tiga tingkatan puasa:
1 orang biasa( awam)
adalah puasa dengan menahan diri terhadap makan, minum dan hubungan biologis antara suami istri dalam jangka waktu tertentu. Dimana orang yang menjalankan puasa adalah mereka yang hanya menjaga agar puasanya tidak batal yaitu meninggalkan apa apa yang bisa membatalkan ibadah puasanya, namun mereka tiak meninggalkan diri dari hal hal yang mengurangi nilai/pahal puasa (seperti mengunjing, nggibah, marah serta dosa dosa lain). Orang dalam tingkatan ini tidak memperoleh apa apa dari puasanya selain lapar dan dahaga namun telah gugur kewajiban puasanya, artinya mereka sudah tidak berdosa
2 Puasa khusus (khawas)
Adalah mereka yang berpuasa selain menjaga agar puasanya tidak batal mereka juga menjaga telinga, mata, lidah, tangan serta kaki dan juga anggota badan lainnya dari berbuat dosa.sehingga mereka selain telah gugur kewajiban puasanya, mereka juga insya alloh mendapat kan balasan seperti yang alloh janjikan
3 Sedang puasa (khawasul khawas)
Yaitu puasanya orang orang istimewa yang sangat khusus, adalah puasa dan menjaga hati dengan mencegahnya dari memikirkan perkara perkara yang hina dan duniawi, orang dalam tingkatan ini mereka tetap menjaga diri meski telah berbuka, tidak makan berlebihan seperti balas dendam dan tidak juga mempersiapkan makanan secara berlebihan untuk berbuka. mereka sudah tidak lagi menghitung dan mengharapkan balasan/pahala dari puasanya tapi mereka telah menjaga agar nilai dari puasa itu meningkatkan dirinya menjadi seorang yang taqwa
Untuk tingkatan ketiga ini adalah milik atau hanya dapat dicapai oleh para Rasul, para wali Allah dan mereka yang selalu berupaya mendekatkan diri kepada Nya. Tidaklah cukup dilukiskan dengan kata-kata, karena hal tersebut telah menjadi nyata dalam tindakan (aksi). Tujuan mereka hanyalah semata mata mengabdi (berdedikasi) kepada Allah swt, mengabaikan segala sesuatu selain Dia. Terkait dengan makna firman Allah swt, “Katakanlah, Allah! Kemudian biarkanlah mereka bermain main dalam kesesatannya.” (Q s. 6: 91).
Nah sekarang kita mau belajar untuk  berpuasa sebagai orang yang mana?, mulai sekarang mari kita siapkan diri untuk menjadi orang istimewa dengan menjalankan puasanya orang orang khawasul khawas. Ramadhan datanglah aku rindu padamu………….

PUASA DAN BIDADARI

Melaksanakan shalat tarawih malam pertama Ramadhan sungguh menyenangkan, suasana ramai dan meriah, orang yang tidak pernah datang ke mesjid di bulan-bulan sebelumnya tiba-tiba muncul dengan busana muslim lengkap dengan peci haji sebagai lambang kesalehan. Bula Ramadhan seperti tahun-tahun yang lalu berhasil mengajak sebagian besar kaum muslim di seluruh dunia untuk memperbanyak ibadah, mengisi kekurangan selama bulan-bulan yang lain, dengan harapan menjadi orang yang Taqwa sebagaimana ayat (Al-Baqarah, 183) yang sering di baca oleh Imam atau Penceramah, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu ber puasa sebagaimana Telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”


Semalam penceramah menceritakan tentang pahala ibadah di bulan Ramadhan, imbalan berlipat ganda, dia ceritakan pahala malam pertama sampai malam ke-30, sekalian dihitung jumlah shalat wajib dikalikan 70 dan shalat sunnat di hitung sebagai shalat wajib. Angka yang keluar luar biasa! Saya jadi heran, ini ustad penceramah atau guru matematika ya?
Apa memang tujuan puasa untuk mengharapkan imbalan semata-mata? Mengharapkan pahala? Bukankah setiap ibadah dilakukan dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan apa-apa selain karena Allah semata-mata.
Siang kemarin saya singgah disebuah mesjid untuk shalat jumat  berjama’ah, setelah selesai shalat diadakan ceramah oleh sekelompok orang berjubah putih dan berjanggut. Pimpinan mereka memberikan pengumuman kepada seluruh jamaah mesjid: “mari merapat, mari membuat lingkaran, kita mengikuti sunnah nabi, zaman Rasulullah SAW ketika Beliau ceramah seluruh sahabat mengelilingi Beliau”. Saya ikut merapat dalam lingkaran tersebut. Ceramahnya dimulai dengan puji-pujian kepada Allah SWT kemudian shalawat kepada Nabi, kemudian diteruskan dengan kata-kata dalam bahasa Arab sampai 15 menit lamanya, saya jadi bingung, ini mau ceramah biasa atau khutbah Jum’at ya? Tiba-tiba penceramah tadi mengakhiri ceramahnya dengan “wasalammu’alaikum wr.wb”.  Kemudian disambung oleh penceramah kedua, mirip juga dengan penceramah pertama, Cuma yang ini dilanjutkan dengan bahasa Indonesia.
Penceramah kedua menceritakan pahala puasa, pahala jihad dan berbagai pahala lainnya, pokoknya semua tentang pahala. Juga diceritakan tentang bidadari di surga. Topik tentang bidadari ini yang mengganggu pikiran saya karena penceramah menceritakan tentang bidadari lengkap sekali, mulai keindahan tubuhnya sampai bagaimana para bidadari itu nanti menyambut suami nya, yaitu orang yang mendapat pahala surga. Cerita tentang keindahan bidadari ini dikemas sedemikian rupa sehingga hampir mendekati cerita-cerita romantis yang bisa merangsang pendengarnya.
Saya jadi tertegun, kalau model begini ceramahnya bukan hikmah yang didapat tapi bisa membatalkan puasa karena bisa menimbulkan rangsangan serta bisa membuat orang menghayal tentang wanita cantik. Ketika ceramah berakhir dan jamaah bubar, saya melihat sekelompok anak muda berumur sekitar 17-an keluar mesjid dengan wajah yang memerah dan ceria. Saya dekati mereka: “dik, ceramah tentang bidadari tadi keren ya?”, “keren kali bang, mudah-mudahan saya dapat pacar seperti itu” jawabnya sambil tertawa, teman-teman dia yang lain juga ikut tertawa. Mudah-mudahan saja pulang dari mesjid anak muda ini tidak kawin dengan syetan, ber onani sambil membayangkan wanita secantik bidadari.
Mengharapkan surga dengan segala kenikmatannya merupakan hal yang wajar, akan tetapi kita harus hati-hati karena  bisa mengurangi keikhlasan kita dalam beribadah. Penceramah tidak menceritakan bahwa kenikmatan tertinggi di dalam surga kelak adalah memandang wajah Allah bukan menggauli bidadari. Penceramah lupa menceritakan bagaimana kedudukan wanita di surga, kalau satu orang pria mendapat ribuan bidadari apakah wanita dapat ribuan suami juga??
Bagi saya ibadah tidak lain untuk mengharapkan ridho Allah semata. Saya selalu bersyukur kehadirat-Nya karena di dunia ini telah diberi kesempatan untuk memandang wajah-Nya sebagai kenikmatan luar biasa yang dijanjikan kelak di akhirat kepada penduduk surga. Saya tidak lagi mengharapkan surga beserta ribuan bidadari nya. Allah telah memberikan wajah-Nya untuk saya pandang disetiap zikir dikala malam telah larut untuk mengobati rasa rindu yang menyesakkan dada. Dia selalu hadir dalam mimpi-mimpi saya, dalam setiap hembusan nafas dan setiap derap langkah dalam menapaki hidup di dunia ini.   Allah juga menganugerahkan saya seorang wanita sebagai istri, bagi saya dialah bidadari yang dijanjikan itu dan saya selalu mensyukuri atas segala karunia-Nya. Wallahu’alam!