Tampilkan postingan dengan label Bayi dan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bayi dan Anak. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Februari 2012

PT. Melia Nature Indonesia

PT Melia Nature Indonesia adalah sebuah perusahaan yang memasarkan produk -produk makanan kesehatan.PT Melia Nature Indonensia di miliki oleh dua perusahaan besar dari luar negeri yaitu Herbal Science dari Malaysia dengan  produk Melia Biyang, dan Mother Nature Health Product dari australia denga Produknya yang berupa Melia Propolis.
Sistem pemasaran produk Melia Nature Indonesia mempergunakan sistem pemasaran jaringan atau multilevel marketing.

Profil Perusahaan Jelas dan Memiliki Legalitas Hukum/Perijinan yang Lengkap dari Pemerintah RI.
Legalitas Usaha Melia Nature Indonesia
Memiliki Kantor yang Jelas:
Beralamat di Perkantoran Crown Palace Blok A No.7 
Jl. Prof. DR. Soepomo S.H. No.231 Menteng Dalam,
Tebet, Jakarta Selatan
PT Melia Nature Indonesia adalah sebuah perusahaan multilevel marketing di Indonesia yang pertama sekali membuat terobosan terbaru di sistem marketing plan yang berpihak kepada anggota, yaitu :
  • Sistem pembayaran bonus harian tanpa syarat
  • Jenis dan perhitungan bonus yang sederhana
  • Pembayaran bonus yang terbesar
  • Website pribadi yang selalu diperbaharui setiap hari dan mampu diakses setiap saat.
Dengan kelebihan pada sistem marketing plan akan memudahkan peluang seluruh anggotanya untuk memperoleh kesuksesan, mengatasi kesulitan keuangan, mengembangkan jaringan dengan kecepatan pembayaran serta mampu mengatasi trauma masyarakat pada sistem multilevel marketing yang mempergunakan tutup poin. PT. Melia Nature Indonesia memberlakukan belanja ulang cicilan otomatis, belanja ulang terjadi jika seorang anggota memperoleh bonus.

  • PT. Melia Nature Indonesia menyadari produk adalah modal dasar anggota untuk berkembang menjadi pelaku bisnis jaringan yang sukses.
  • PT. Melia Nature Indonesia memiliki produk yang mampu menjaga kesehatan masyarakat dari serangan berbagai penyakit serta mampu membantu penyembuhan terutama pada penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri dan jamur, juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh dengan produk propolis.
  • PT. Melia Nature juga memiliki produk “awet muda” Melia Biyang yang mampu meningkatkan sistem metabolisme tubuh, stamina, mental dan fisik, serta mampu menunda penuaan. Rahasia awet muda ada dalam genggaman anda.
  • Produk-produk yang berkualitas akan memudahkan anggota untuk mempromosikan produk kepada calon prospekan. Semua produk-produk PT. Melia Nature Indonesia diproduksi di pabrik yang memiliki standar tinggi dan GMP yaitu propolis diproduksi di Mother Nature Health Products Pty. Ltd., Sydney, Australia dan Melia Biyang diproduksi di Herbal Science Sdn. Bhd., Malaysia.
  • Produk-produk PT. Melia Nature Indonesia telah diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan telah diberikannya Surat Izin Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia ( BPPOM RI ).
  • Konsumeable, sangat dibutuhkan masyarakat luas tanpa ada efek samping serta dapat dipakai berulang dengan segmen pasar yang tidak terbatas serta tidak mengenal batasan umur dan jenis kelamin.
  • Harga sangat realistis dan murah dibandingkan dengan produk sejenis di perusahaan MLM lain atau di pasar bebas, yang mampu dijangkau masyarakat Indonesia .
  • Produk PT. Melia Nature Indonesia memiliki reaksi yang sangat cepat terutama untuk membantu menyembuhan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur serta untuk meningkatkan stamina anda.

“ANDA AKAN SENANTIASA SEHAT DI DUNIA YANG TIDAK SEHAT DENGAN PERLINDUNGAN MAKSIMAL DARI PRODUK-PRODUK KAMI YAITU MELIA PROPOLIS DAN MELIA BIYANG ”

Mengapa Bisnis MELIA Kami Tawarkan

Mengapa Memilih Melia Nature Indonesia

   Bisnis Melia Nature Indonesia bukan bisnis jualan produk. Bukan jadi sales atau disuruh mencari orang sakit. Bisnis ini mengajak kita untuk hidup sehat, banyak teman, dan banyak duit. Tidak perlu belanja bulanan, tidak perlu tutup poin untuk mendapatkan bonus dan tidak ada peringkat serta tanpa janji reward.

Melia Nature Indonesia adalah sebuah perusahaan MLM yang merupakan pemimpin terdepan dan pertama kali di indonesia yang menciptakan terobosan terbaik di sistem bisnis MLM yang berpihak pada membernya, dimana peluang member untuk sukses dan berpenghasilan jauh lebih besar dan lebih cepat.

Lima PILAR mengapa PT Melia Nature Indonesia Menjadi bisnis terbaik saat ini :

1.  Profil & Perijinan baik SIUP, SIUPL serta Ijin Badan POM untuk produknya

2.  Produk yang berkualitas untuk kesehatandan di butuhkan terus menerus 

3.  Marketing plan yang berpihak pada member 

4.  Website Resmi di update setiap hari untuk mengetahui jaringan dan bonus member

5.  Leader dan Support system yang membantu perkembangan jaringan

 

 Keuntungan dan kemudahan PT Melia Nature Indonesia :


  • Modal Hanya sekali seumur hidup.
  • Pembayaran Bonus Tercepat (Harian).
  • Tak Perlu Belanja Bulanan, karena adanya automaintain
  • Tidak Jualan Produk.
  • Tidak ada tutup poin.
  • Kerja Lebih Ringan (Hanya Membina 2 Team), apalagi dibantu dengan website ini
  • Sistem SpillOver.
  • Bisnis Yang Dapat Diwariskan
  • Bonus Terbesar:
    1 Unit Bisnis: Rp. 850.000,- per hari, minimal Rp. 106 juta/bulan 
    3 Unit Bisnis: Rp. 2.550.000,- per hari, minimal Rp. 309 juta/bulan 
    7 Unit Bisnis: Rp. 5.950.000,- per hari, minimal Rp. 721 juta/bulan

SISTEM SPILLOVER

Bisnis ini merupakan penggabungan sistem Binary (2 kaki) dengan sistem Unilevel, maka Anda akan mendapat limpahan member. Dengan penggabungan sistem Unilevel maka tidak membuat member menjadi malas, karena bonus Unilevel jauh lebih besar. Dengan penggabungan bisnis ini, maka baik downline maupun upline tidak ada yang dirugikan

Sabtu, 30 Juli 2011

Memukul Anak Justru Bikin Perilakunya Makin Buruk

Memukul anak merupakan cara menghukum yang tidak dianjurkan untuk setiap orangtua. Studi menemukan memukul anak bisa mengurangi kecerdasan emosional dan membuat perilakunya semakin buruk.

Para peneliti menemukan hukuman memukul anak bisa mengurangi kecerdasan emosional dan kemampuan fungsi eksekutifnya (kemampuan untuk berpikir dan memodifikasi perilakunya bila diperlukan) dibanding dengan anak yang menerima hukuman non-fisik.

Hukuman fisik yang terus menerus bisa membuat anak semakin tidak disiplin karena kemampuan eksekutifnya semakin menurun. Meskipun dalam jangka pendek anak-anak ini bisa berperilaku disiplin untuk menghindari dipukul, tapi dalam jangka panjang perilaku anak justru akan semakin memburuk.

Peneliti dari universitas di Amerika dan Kanada ini memperingatkan orangtua untuk tidak memberikan hukuman fisik bagi anak-anaknya, karena keuntungan yang didapat hanya dalam jangka waktu pendek saja.

Studi ini memantau 63 anak dari 2 sekolah swasta di Afrika Barat yang berusia 5-6 tahun. Salah satu sekolah menggunakan hukuman fisik bagi siswa yang melakukan pelanggaran, sementara sekolah lain menggunakan hukuman non-fisik seperti peringatan dan keluar kelas.

Hasil studi yang dilaporkan dalam jurnal Social Development menunjukkan anak-anak yang tidak mendapatkan hukuman fisik secara signifikan memiliki nilai tugas-tugas yang lebih tinggi dibanding anak dengan hukuman fisik.

"Lingkungan dengan hukuman yang keras kemungkinan memiliki efek jangka panjang yang merugikan kecerdasan verbal anak dan kemampuan fungsi eksekutifnya," ujar penulis studi Profesor Victoria Talwar dari McGill University di Montreal, Kanada, seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (29/7/2011).

Prof Victoria menuturkan studi ini menunjukkan bahwa hukuman fisik tidak mengajarkan anak-anak bagaimana ia berperilaku atau meningkatkan pembelajarannya, tapi justru memberikan dampak negatif.

"Dalam jangka pendek mungkin tidak memiliki efek negatif, tapi jika dilakukan dari waktu ke waktu kondisi ini tidak akan membantu anak dalam memecahkan masalah keterampilan dan justru menghambat perilakunya menjadi tidak tepat," ungkapnya.

Senin, 20 Juni 2011

Perubahan Saat Punya Bayi

Saat merencanakan program kehamilan dan akhirnya sukses hamil, kehadiran si buah hati tentu akan Anda sangat nanti-nantikan. Segala hal siap Anda curahkan untuk bayi.

Terlepas dari kebahagiaan yang akan dirasakan, Anda tentu sudah paham saat memiliki bayi ada banyak perubahan yang terjadi. Mulai dari kurang tidur, pengeluaran yang bertambah sampai stres.

Namun tidak hanya hal-hal di atas saja yang akan Anda rasakan. Ada banyak perubahan menarik lainnya yang akan Anda alami.

Berikut ini 17 perubahan tersebut, seperti dikutip dari babycenter:

1. Anda jadi lebih menghargai dan mencintai kedua orangtua.
2. Demi ASI, Anda rela melakukan apapun, seperti makan makanan yang selama ini mungkin tidak sukai.
3. Rasa sakit yang dialami bayi lebih membuat Anda menderita ketimbang sakit yang Anda rasakan.
4. Anda jadi tidak keberatan untuk tidur pada pukul 21.00 di hari Jumat.
5. Anda jadi terbiasa bangun pagi.
6. Anda rela bangun di tengah malam atau menjelang pagi saat bayi ingin menyusu.
7. Demi bayi, Anda pun mau tak mau harus tidak tidur di malam hari.
8. Anda jadi lebih mudah sedih.
9. Anda jadi tidak merasa keberatan lagi mengurus bayi saat dia Buang Air Kecil (BAK) dan Buang Air Besar (BAB).
10. Anda tidak lagi butuh jam karena si bayi sudah membuat jadwal harian untuk Anda. Mulai dari kapan ia tidur, makan, menyusu, buang air kecil dan besar, mandi, dan lain-lain.
11. Pengorbanan yang Anda lakukan demi bayi jadi tidak ada artinya saat akhirnya bisa melewatkan hari-hari Anda bersama si kecil.
12. Mandi jadi aktivitas mewah, bukan lagi pijat di spa atau creambath di salon.
13. Kenyamanan bayi adalah segalanya untuk Anda.
14. Anda sadar senyum bayi dan gelak tawanya adalah obat ajaib untuk segala rasa lelah dan sakit yang mungkin Anda rasakan.
15. Anda rela tidak membeli sepatu atau tas yang sudah lama didambakan demi membelikan bayi baju lucu atau mainannya.
16. Anda jadi lebih menjaga kesehatan demi bisa terus mengurus bayi Anda.
17. Setiap hari selalu ada kejutan untuk Anda. Mulai dari ia bisa tersenyum, tumbuh gigi, merangkak dan lain-lain.

CARA Memerah & Menyimpan ASI


 

ASI perah merupakan salah satu elemen penting yang mendukung ibu agar sukses memberikan bayi ASI eksklusif. Bagaimana caranya memerah ASI dan menyimpannya? Berikut ini panduannya untuk Anda.

Tips ini diberikan oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI). Dalam memberikan tipsnya, AIMI merekomendasikan memerah dengan tangan karena praktis dan lebih efektif.

Sebelum membahas langkah-langkah memerah, ibu perlu memahami apa sebenarnya manfaat ASI perah (ASIP). ASI sebaiknya diperah agar payudara ibu tidak membengkak. Selain itu memerah juga bisa mempertahankan produksi ASI. ASIP pun berperan penting saat ibu harus berpisah dengan bayi. Ibu yang harus memerah ASI-nya biasanya mereka yang harus kembali bekerja setelah melahirkan. Kapan sebaiknya mulai memerah?

"Kita sarankan sedini mungkin. Perahnya sesempatnya dia, bisa di antara waktu menyusui atau ketika sedang menyusui," saran Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto saat berbincang dengan Wolipop di kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

Dalam memerah ASI, peralatan yang dibutuhkan adalah:
- Pemerahan cukup dilakukan dengan tangan sehingga Anda tidak perlu membawa alat pompa.
- Gelas penampung.
- Botol penyimpan. Botol ini bisa berupa botol kaca, botol plastik atau plastik ASI.
- Label dan spidol.
- Kulkas/termos es dan blue ice. Blue ice bisa dibeli di toko yang menjual perlengkapan bayi atau toko seperti ACE Hardware.

Setelah peralatan yang dibutuhkan tersedia, kini saatnya belajar bagaimana memerah:
1. Letakkan ibu jari 3 cm di atas puting dan jari telunjuk dan tengah di 3 cm di bawah areola (bagian berwarna gelap di payudara), membentuk huruf C.
2. Dorong payudara ke arah dada tanpa mengubah posisi jari.
3. Lanjutkan dengan gerakan ke depan, memijat jaringan di bawah areola sehingga memerah ASI dalam saluran ASI. Lakukan gerakan ini sampai pancaran ASI berkurang.

Saat memerah ASI, hindari meremas puting karena dapat menyumbat saluran payudara. Jangan juga menarik puting karena bisa lecet.

ASI yang sudah diperah, ditaruh di botol atau plastik penyimpanan. Isi botol penyimpanan maksimal 3/4 botol. Jangan lupa untuk menutup botol atau plastik dengan rapat. Sebelum ditaruh di kulkas, beri label nama, tanggal dan jam memerah ASI pada setiap botol. Setelah itu baru masukkan ke tempat penyimpanan yang sesuai. Jika dibekukkan, masukkan dulu ke dalam kulkas selama 30 menit, baru dimasukkan ke freezer.

Berapa lama ASIP mampu bertahan? ASI segar yang baru diperah dan disimpan di freezer dengan suhu -15 derajat celcius bertahan dua minggu. Kalau ditaruh di freezer lemari es dua pintu bersuhu -18 derajat celcius bisa bertahan 3-6 bulan. Sedangkan jika diletakkan di lemari es khusus freezer ASIP mampu bertahan 6-12 bulan.

Selamat mencoba!

Jumat, 20 Mei 2011

Kubis penangkal Racun


Sayuran ini sudah sangat populer. Sering dipakai sebagai campuran sup, pelengkap menu siomay atau sebagai lalapan. Tidak hanya enak dan segar, kubis pun kaya akan nutrisi. Kubis juga bisa menangkal radikal bebas alias antikanker.

Kubis adalah salah satu jenis sayuran yang mudah dijumpai di Indonesia, karena tidak mengenal musim sama sekali. Tidak hanya di pasar tradisional, kubis atau kol ini bisa didapat hingga pasar swalayan dengan harga yang relatif murah. Meskipun banya, kubis termasuk sayuran yang kaya akan nutrisi.

Kubis segar mengandung banyak vitamin A, vitamin B6, C, dan juga E. Kandungan vitamin C yang tinggi dapat mencegah penyakit skorbut atau sariawan akut. Selain keempat vitamin tadi, kubis juga mengandung vitamin K yang dapat mencegah terjadinya pendarahan karena kekurangan vitamin K.

Dengan mengkonsumsi kubis segar, tubuhpun tercukupi nutrisinya. Karena kubis mengandung kalsium, fosfor,natrium, dam zat besi. Sejumlah senyawa dalam kubis dapat merangsang pembentukan glutation, yaitu zat yang digunakan untuk menonaktifkan segala racun yang masuk ke dalam tubuh manusia.

Sayuran yang masuk ke dalam jenis kubis selain kol adalah brokoli dan brussels sprout. Menurut Johnny Bowden, kubis adalah salah satu jenis sayuran yang sangat penting karena kemampuannya melawan kanker. Mengapa demikian? Karena kubis memiliki phytochemical termasuk sulforaphane. Berdasarkan penelitian mampu melindungi tubuh terhadap penyebab kanker yang berasal dari radikal bebas, dan indoles, serta membantu memetabolisme estrogen.

Meskipun nutrisi dalam kubis cukup banyak, ada satu hal yang patut diperhatikan. Semua jenis kubis-kubisan mengandung senyawa yang dapat merangsang pembentukan gas dalam lambung, sehingga menimbulkan rasa kambung. Apabila Anda termasuk orang yang memiliki masalah dengan asam lambung sebaiknya batasi asupan kubis.

Selasa, 17 Mei 2011

Penyebab Balita Masih Suka ngeces

Ileran atau biasa dikenal dengan istilah ngeces umumnya terjadi saat masih bayi atau berusia di bawah 1 tahun. Tapi kadang anak di atas 1 tahun masih suka ileran, kenapa bisa begitu?

Beberapa balita dan anak pra sekolah ada yang memproduksi air liur lebih banyak daripada anak-anak seusianya, sehingga membuatnya sering mengeluarkan air liur (ileran). Kondisi ini biasanya juga didorong oleh kemampuan untuk menelan yang belum berkembang secara maksimal.

Dr. William Sears menuturkan kelebihan air liur ini bisa menimbulkan gangguan atau masalah seperti tersedak dan batuk ketika air liur tersebut menetes ke tenggorokan dan mengganggu kemampuannya untuk berbicara secara jelas, seperti dikutip dari Parenting.com, Selasa

Ileran umumnya adalah suatu hal yang normal atau wajar terjadi pada anak yang berusia di bawah 2 tahun. Seiring bertambahnya usia maka kebiasaan ini akan hilang karena semakin matangnya pengontrolan dari syaraf dan otot mulut.

Umumnya kebiasaan anak mengiler akan berhenti saat ia berusia 18-24 bulan yang mana kemampuan menelannya sudah lebih baik. Tapi jika sampai berusia 4 tahun tak juga berhenti, kemungkinan ileran adalah gejala dari suatu penyakit terutama jika disertai dengan demam.

Dalam kasus yang jarang terjadi, ileran merupakan tanda dari adanya gangguan infeksi seperti amandel, radang tenggorokan atau adanya sariawan di mulut atau lidah si kecil. Kondisi ini biasanya terjadi jika si kecil sebelumnya tidak pernah mengalami ileran.

Air liur diproduksi oleh kelenjar liur di dalam rongga mulut, produksi ini akan meningkat pada kondisi tertentu seperti adanya rangsangan (dari dot atau empeng) yang terus menerus, tumbuh gigi serta infeksi pada kelenjar air liur dan organ dalam mulut lainnya.

Dr Sears menyarankan ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk mengatasi kebiasaan anak mengiler yaitu:


  1. Membantu si kecil mengembangkan kemampuan menelan, misalnya dengan mengajari anak menyeruput air melalui sedotan
  2. Untuk mencegah iritasi kulit, sebaiknya menyeka air liur secara lembut dengan air hangat dan menepuk pelan (jangan menggosok)
  3. Menempatkan celemek makan untuk menyerap air liur di bawah dagu sebelum ia tidur
  4. Jika kebiasaan ini tidak juga hilang hingga usia 4 tahun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui lebih pasti penyebabnya.

Senin, 07 Maret 2011

JINTEN HITAM



Saudariku, tahukah kalian bahwa penyakit itu ada dua macam, penyakit hati dan penyakit jasmani? Kedua penyakit itu disebutkan dalam Al-Qur’an. Klasifikasi jenis penyakit ini mengandung hikmah ilahi dan kemukjizatan yang hanya bisa dicapai oleh kalangan medis di pertengahan abad ke-18. Sesungguhnya iman kepada Allah dan para Rasul, yaitu aqidah yang tertanam dalam hati, merupakan solusi pengobatan yang terpenting bagi hati, yakni bagi penyakit jiwa. Sedangkan untuk penyakit jasmani, kita bisa menengok metode pengobatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Istilah Thibbun Nabawi dimunculkan oleh para dokter muslim sekitar abad ke-13 M untuk menunjukkan ilmu-ilmu kedokteran yang berada dalam bingkai keimanan pada Allah, sehingga terjaga dari kesyirikan, takhayul dan khurofat.
1. Habbatus Sauda’ atau Jinten Hitam atau Syuwainiz
Imam Bukhari meriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha. bahwa ia pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya: “Sungguh dalam habbatus sauda’ itu terdapat penyembuh segala penyakit, kecuali as-sam.” Saya bertanya, “Apakah as-sam itu?” Beliau menjawab, “Kematian”. Habbatus sauda’ berkhasiat mengobati segala jenis penyakit dingin, bisa juga membantu kesembuhan berbagai penyakit panas karena faktor temporal. Biji habbatus sauda’ mengandung 40% minyak takasiri dan 1,4% minyak atsiri, 15 jenis asam amino, protein, Ca, Fe, Na dan K. kandungan aktifnya thymoquinone (TQ), dithymouinone (DTQ), thymohydroquimone (THQ) dan thymol (THY). Telah terbukti dari berbagai hasil penelitian ilmiah bahwa habbatus sauda’ mengaktifkan kekebalan spesifik/kekebalan didapat, karena ia meningkatkan kadar sel-sel T pembantu, sel-sel T penekan, dan sel-sel pembunuh alami. Beberapa resep penggunaan dan manfaat habbatus sauda’:
  1. Ditumbuk, dibuat adonan dangan campuran madu, kemudian diminum setelah dicampur air panas, diminum rutin berhari-hari: menghancurkan batu ginjal dan batu kandung kencing, memperlancar air seni, haid dan ASI.
  2. Diadon dengan air tepung basah atau tepung yang sudah dimasak, mampu mengeluarkan cacing dengan lebih kuat.
  3. Minum minyaknya kira-kira sesendok dicampur air untuk menghilangkan sesak napas dan sejenisnya.
  4. Dimasak dengan cuka dan dipakai berkumur-kumur untuk mengobati sakit gigi karena kedinginan.
  5. Digunakan sebagai pembalut dicampur cuka untuk mengatasi jerawat dan kudis bernanah.
  6. Ditumbuk halus, setiap hari dibalurkan ke luka gigitan anjing gila sebagian dua atau tiga kali oles, lalu dibersihkan dengan air.
Untuk konsumsi rutin menjaga kesehatan, sebaiknya dua sendok saja. Sebagian kalangan medis menyatakan bahwa terlalu banyak mengkonsumsinya bisa mematikan.

ARTIKEL ISLAM LAINYA :
Minyak Zaitun  
Madu atau ‘As
BACAAN DALAM SHALAT  
“Muslim” Penghancur sunnah  
Antara Thariqat dan Syariat  
Menikahi Wanita yang Buta, Bisu, Tuli, dan Lumpuh Sekaligus
Peringatan Maulid Nabi SAW
MAKRIFAT adalah
DOA membayar hutang 
Tentang Tasawuf  
 

Minggu, 20 Februari 2011

Rasa ASI yang Berubah-ubah Bikin Anak Punya Selera Makan

img
Jakarta, Anak-anak akan akrab dengan rasa buah dan sayur jika ibu sering mengonsumsi makanan tersebut saat masa menyusui. Sebaliknya jika yang diberikan adalah susu formula maka anak memiliki rasa yang sama setiap harinya.

Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya untuk suka dengan sayuran dan berbagai jenis makanan. Studi terbaru menunjukkan hal ini bisa dirangsang jika ibu mengonsumsi banyak sayur dan variasi makanan saat menyusui.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa selera makan bayi ditentukan oleh asupannya saat berusia 2-5 bulan setelah kelahiran. Kondisi ini dipengaruhi oleh rasa yang ia kenal melalui air susu ibunya.

"Paparan terhadap rasa selama bulan-bulan pertama kehidupannya akan membentuk selera dan pilihan makanannya di kemudian hari," ujar Dr Gary Beauchamp selaku direktur Monell Chemical Senses Center di Philadelphia, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (21/2/2011).

Dr Beauchamp menuturkan anak-anak akan akrab dengan rasa buah dan sayur jika ibu sering mengonsumsi makanan tersebut saat sedang dalam masa menyusui. Sebaliknya jika yang diberikan adalah susu formula maka anak memiliki rasa yang sama setiap harinya.

"Kami telah menunjukkan bahwa periode yang sangat sensitif bagi bayi untuk belajar mengenal rasa adalah usia antara 2-5 bulan. Jika kita bisa meningkatkan konsumsi sayuran pada ibu hamil dan menyusui maka hal ini akan berdampak terhadap pilihan makanan anak nantinya," ungkapnya.

Preferensi rasa dihasilkan melalui kombinasi antara gen warisan yang membuat seorang individu lebih peka terhadap rasa tertentu dan juga molekul dari bau yang timbul. Temuan terbaru ini menambah bukti bahwa paparan rasa yang berbeda selama awal kehidupan akan berdampak pada makanan apa yang orang suka dan tidak suka saat dewasa nanti.

"Bayi yang diberi ASI akan secara rutin menerima variasi rasa berbagai makanan melalui air susu ibunya sekaligus merangsang indera pengecapnya," ujar Dr Beauchamp.

Sedangkan dalam hal gizi, kandungan susu formula mungkin bisa menyerupai gizi yang ada di dalam ASI. Tapi jika dilihat dari sudut pandang sensorik, maka susu formula tidak bisa memberikan rangsangan terhadap berbagai variasi rasa.

Dr Beauchamp mempresentasikan hasil temuannya ini dalam American Association for the Advancement of Science di Washington. Selain itu studi ini juga telah diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Rabu, 16 Februari 2011

Sembelit pada bayi

NORMALNYA, tinja bayi berubah-ubah sesuai umurnya. Dimulai dengan tinja encer kehijauan (mekonium) pada hari-hari awal pascalahir. Selanjutnya biasanya setelah minggu pertama, tinja bayi berubah sifatnya sesuai dengan susu yang diminumnya. Tinja bayi yang diberi ASI berbeda dengan tinja bayi yang bukan diberi ASI. Sembelit berkait dengan sifat tinja. Apabila konsistensi tinja keras, volume relatif kurang besar dan liat, umumnya lebih sukar dikeluarkan dibanding apabila tinja bayi bersifat normal, yakni lunak, lembab (moist) layaknya pasta gigi atau pisang yang sangat masak.
Kapan bayi disebut sembelit? Bila dalam dua hari tidak buang air besar. Normalnya bayi buang air besar satu sampai dua kali setiap hari. Selama konsistensi dan volume tinja normal, baru buang air besar dalam 48 jam tidak bermasalah. Tinja bayi dikategorikan normal jika lunak, lembab (moist), bervolume (berisi) tidak liat, dan tidak pula encer. Bayi dinyatakan sembelit bila dalam dua hari tidak buang air besar, dan tinjanya bersifat keras, dan liat.
Bayi yang cukup mengkonsumsi ASI umumnya tidak bermasalah dengan buang air besarnya dan jarang dijumpai kasus sembelit. Demikian juga pada bayi yang sudah mendapat makanan tambahan (makanan padat pendamping ASI), lebih jarang lagi mengalami sembelit, selama makanannya cukup mengandung serat (dietary fiber). Makanan padat pertama berupa bubur susu. Usus bekerja lebih giat apabila makanan harian sudah mulai ada isinya (berbungkah, bulk). Kita tahu makanan pokok bayi awalnya hanya cair (ASI), dan bukan makanan (yang bersifat padat, berisi).
Penyebab Sembelit
Karena ada berbagi hal menjadi penyebab sembelit, maka perlu mencari apa dasar penyebab sembelit bayi; antara lain masalah organ setempat, misal adanya: kelainan metabolisme, fisura (retak/rekahan), pembengkakan, tumor, kelainan saraf setempat dll. Bila dokter telah menentukan tidak ada masalah dan/atau kelainan seperti tersebut diatas, kemungkinan lain sembelit bisa jadi karena:
  • Kekurangan cairan, kata lain kurang minum. Metabolisme pada bayi yang tinggi memungkinkan mengeluarkan cairan (kencing, keringat) lebih banyak, bila tidak segera diganti dengan cukup minum sering menyebabkan kurang cairan, hingga menyebabkan tinja keras, tidak lunak dan kurang lembab ( less moist ). Tabel di bawah, dapat digunakan sebagai patokan perhitungan berapa banyak bayi membutuhkan cairan setiap harinya. Maksud cairan adalah ASI (atau minuman lain misal juice, kuah yang sesuai usia bayi dan petunjuk dokter).
  • Pengeluaran cairan berlebihan juga bisa lingkungan misal karena cuaca panas, membuat bayi banyak berkeringat. Atau ruang ber pengatur udara (AC) meski berhawa sejuk tetapi menyebabkan udara kering, jadi bayi yang berada didalamnya perlu diberi banyak ASI (minum).
  • Residu (sisa pembuangan) yang berlebihan, antara lain pembuangan protein yang umumnya bersumber dari lauk-pauk hewani dan nabati (kacang-kacangan). Dalam hal ini tips yang dapat membantu mengatasi, berilah bayi cairan lebih banyak. Bagi bayi yang sudah mendapat makanan padat, pemberian lebih banyak tepung-tepungan dan buah tertentu (pisang, papaya) sering dapat menolong.
  • Selain residu protein, residu mineral juga sering membuat sembelit. Protein dan mineral berlebih menjadikan tinja menyerupai kotoran kambing, berbungkil-bungkil. Coba tengok bila ibu memberi bayi suplemen (sering disebut) vitamin, apakah juga mengandung mineral misal zat besi (ferum/iron), bila demikian sampaikan keluhan ini pada dokter sambil bertanya apakah suplemen perlu dihentikan dahulu, atau dikurangi dosisnya.
  • Pemberian obat-obatan tertentu misal antibiotik, obat flu juga memberi efek samping sembelit.
Kalau bayi sudah mulai diberi makanan tambahan, dan buah, namun masih sembelit juga, amati jenis sayur mayur dan buahnya. Kalau ternyata sayur mayurnya sudah lengkap (lebih dari satu macam), dan buahnya selain cukup porsinya, berasal dari jenis buah yang tidak bikin sembelit (salak dan buah lain yang banyak getah), kemungkinan penyebabnya bukan itu. Bisa jadi memang kurang mendapat minum air putih.
Apabila sudah diberi air putih masih sembelit juga, tentu ada yang tidak beres dengan pencernaannya. Ada beberapa kelainan usus pada bayi baru lahir yang bikin sembelit. Usus yang melipat, terlilit, atau ada bagian usus besar yang mengalami kelainan pada pangkal anus, kesemua itu juga bisa muncul dengan gejala sembelit. Untuk itu perlu pemeriksaan lanjutan lebih dalam guna memastikannya.
Kasus bayi sembelit dapat diatasi dengan pemberian pencahar, namun harus atas pengawasan dokter. Jangan memberi sembarang pencahar karena pencahar sendiri bukanlah obat sembelit, melainkan hanya untuk mengatasi sesaat. Penyebab sembelitnya sendiri yang perlu dilacak, agar sembelitnya bisa tuntas ditanggulangi.

Sabtu, 12 Februari 2011

Merangsang kecerdasan anak


Stimulasi Seimbang Bagi Si Kecil Agar anak dapat berkembang dengan baik dan optimal, dibutuhkan stimulasi anak yang baik dan seimbang. Namun seringkali orangtua menjadi bingung, bagaimana cara menstimulasi? Apa yang harus distimulasi? Berikut sedikit ulasan mengenai jenis stimulasi yang dibutuhkan oleh anak.
Stimulasi aspek fisik.
Rangsangan untuk fisik bayi dan balita amat diperlukan, karena pada usia mereka perkembangan syaraf-syaraf motorik sangat pesat. Melakukan gerakan-gerakan sederhana seperti berlari, berjalan, menari akan sangat membantu perkembangan mereka.
Stimulasi aspek emosi.
Kenalkan mereka dengan bentuk emosi dasar, bahagia dan sedih. Dengan menghiburnya pada saat menangis karena mainannya rusak akan membantu. Ajari pula mereka untuk berbagi dengan teman sebayanya, misalnya dengan bernagi mainan, sehingga dapat menimbulkan kepekaan untuk bertoleransi dan berperilaku menyenangkan.
Stimulasi aspek spiritual.
Ajarilah anak untuk berdoa dengan menggunakan kata-kata yang sederhana, mengucapkan terimakasih kepada tuhan atas makanan, hari yang indah, dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan hari itu. Akan membuat anak semakin peka. Ajak juga mereka ke tempat ibadah, dan membacakan dongeng dan kisah-kisah para nabi juga akan membantu meningkatkan moral.
Stimulasi aspek intelektual.
Rangsangan intelektual dapat dilakukan dengan sering memberikan buku bacaan, mengajak anak melakukan permainan, dan rekreasi bersama, dan juga dengan rajin menjawab keingintahuan anak. Jadi sebagai orangtua juga harus rajin belajar agar sanggup memenuhi dan menjawab keingintahuan anak dengan baik dan benar.
Stimulasi aspek sosial.
Anak pun harus diajari untuk peka terhadap lingkungan sekitarnya. Membantu menjaga adik, membantu orangtua yang sedang sibuk, akan merangsang kepekaan alaminya.
Agar stimulasi ini dapat menunjukkan hasil yang baik, kita tidak boleh melupakan istirahat yang cukup dan asupan nutrisinya. Gizi yang baik amat sangat dibutuhkan oleh anak, karena mereka sedang berada dalam masa pertumbuhan. Jadi asupan nutrisi tentunya amat dibutuhkan untuk perkembangan fisik, daya tahan tubuh, pencernaan, dan juga tentunya untuk perkembangan otak mereka.

Kamis, 10 Februari 2011

CARA agar BAYI mau LAHAP MAKAN

Di usia 6 bulan, si kecil mulai mendapatkan makanan pendamping ASI pertamanya. Tapi prosesnya belum tentu mudah, apalagi membuatnya lahap makan. Perlu usaha ekstra agar makanan yang ada di piring mungilnya bisa habis. Karena itu, perlu cara yang tepat agar dia menikmati acara makannya. Dr. Tinuk Agung Meilany, Sp.A., dari Bagian Nutrisi Anak RSAB Harapan Kita Jakarta, memberikan 10 langkah berikut ini!

1. KENALKAN DI USIA TEPAT
Kesulitan makan erat kaitannya dengan adaptasi makan. Nah, keterlambatan memberikan makanan padat bisa menjadi biang keladi. Itulah mengapa, kenalkan makanan tambahan di usia 6 bulan. Sebab, di usia itu indra pengecap bayi sudah bisa distimulasi. Dengan adanya makanan tambahan, si kecil akan mengenal makanan selain ASI. Makanan itu sudah bisa dikenal lidahnya dengan baik. Jika pengenalan makanan padat terlambat, sangat mungkin bayi akan merasa asing dan menolaknya. Ingat, pengalaman adalah proses belajar. Bayi yang dikenalkan makanan padat di usia 6 bulan, hasilnya tentu berbeda jika dia baru dikenalkan di usia 9 bulan.
Selain itu, usia 6 bulan dinilai tepat karena bayi sudah mampu menegakkan punggung. Ia sudah mampu menelan dengan baik dan risiko tersedak bisa diminimalkan. Si kecil juga sudah siap mengunyah dan menelan makanan padat. Selain itu, di usia ini asupan ASI saja tidak cukup. Bayi memerlukan makanan pendamping ASI agar tumbuh kembangnya optimal. Dengan pengenalan seperti itu, bayi menjadi terbiasa dan tidak susah lagi menyantap makanan padat.
2. KENALKAN SECARA BERTAHAP
Berikan makanan secara bertahap, baik dari jumlah maupun frekuensi. Mulailah sedikit demi sedikit, dari satu takar sendok makan, ditingkatkan menjadi dua, hingga akhirnya lima sendok takar. Demikian juga dengan pengenceran buburnya, encerkan secara bertahap. Sedapat mungkin encerkan bubur dengan ASI. Frekuensinya pun setali tiga uang. Mulanya bayi hanya diberi makan satu kali sehari lalu menjadi dua kali, hingga diharapkan di usia 7-8 bulan bisa tiga kali makan. Inilah yang disebut dengan proses belajar makan. Jika proses belajar makan secara bertahap diabaikan, boleh jadi akan membuat bayi mogok makan. Ini karena si kecil tiba-tiba harus berkenalan dengan makanan dalam jumlah banyak dan frekuensi yang kerap. Tapi, dampak ini sangatlah individual, karena ada beberapa bayi yang langsung bisa menerima ma- kanan, meski jumlahnya banyak juga frekuensinya langsung tiga kali. Hanya saja, jumlah bayi dengan tipe ini cukup sedikit.
3. BUATLAH JADWAL MAKAN
Miliki jadwal memberikan makanan padat yang tepat. Keteraturan akan membuat ritme biologis si kecil terpola. Jika bayi dibiasakan makan makanan padat pukul 8 pagi, maka setiap jarum jam menunjukkan angka 8 pas, perut si bayi akan keroncongan meminta makan. Ini berbeda jika bayi tidak memiliki jadwal yang rutin. Jadwalnya sesuka hati, disesuaikan dengan kesempatan yang dimiliki orangtua. Akibatnya, ritme biologis bayi menjadi tidak terpola. Sulit makan pun mendera.
4. ATUR JADWAL MAKANAN SELINGAN DAN ASI
Atur pula waktu memberikan makanan selingan dan ASI. Jangan salahkan bayi tak mau makan karena sebelumnya sudah minum ASI/susu. Pasalnya, ASI/susu memberikan efek kenyang lama, sekitar 3 jam. Jadi, setelah diberi ASI/susu, bayi baru lapar lagi 3 jam kemudian. Kalau mau, dibalik saja, si kecil diberi makan dulu baru susu/ASI kemudian. Hal yang sama berlaku untuk pemberian snack seperti biskuit bayi. Usahakan diberikan tidak berdekatan dengan pemberian makanan padat.
5. VARIASIKAN MAKANANNYA
Seperti halnya orang dewasa, bayi juga memiliki selera, lo. Si kecil sudah pandai pilih-pilih makanan. Dia bosan jika diberikan makanan yang sama setiap harinya. Siapa sih yang enggak bosan jika makanan yang disantap daging ayam dan nasi melulu? Itulah mengapa, variasikan menu makanan bayi. Khususnya untuk bayi usia 7 bulan ke atas, saat dia diberikan tim saring. Variasi meliputi lauk pauk. Jika hari ini daging ayam, maka esoknya bisa diberikan daging sapi. Begitu pun sayur mayurnya. Bayam bisa divariasikan dengan wortel, dan lain-lain. Intinya, orangtua mesti pandai meracik menu agar bisa membuat selera makan si kecil meninggi. Si kecil pun tidak sulit makan lagi.
6. HINDARI MAKANAN PENUH BUMBU
Secara alami, bayi tidak menyukai rasa yang terlalu tajam. Itulah mengapa, jangan terlalu banyak memberikan bumbu pada makanan bayi. Pemberian garam, pemanis, penyedap, bahkan pedas sebaiknya dihindari. Mungkin saja bayi tidak menolaknya, namun akan menimbulkan permasalahan lain. Bayi terbiasa mengonsumsi makanan berasa tajam. Akibatnya, dia justru menolak makanan tanpa banyak penyedap atau garam. Bisa dibayangkan juga reaksinya saat ditawari sayur-sayuran.
7. BUAT SITUASI MENYENANGKAN
Situasi sangat berpengaruh kepada mood makan. Jadi, buatlah situasi menyenangkan. Suasana rumah tenang, bayi tidak diburu-buru untuk menghabiskan makanan. Pun menyempatkan bermain saat bayi mengunyah makanan. Selain itu, jangan sepelekan mood si pemberi makan. Orangtua atau pengasuh yang stres turut mengganggu mood bayi. Akibatnya, bayi ikut-ikutan cemas dan tak mau makan.
8. MAKAN BERSAMA
Makan bersama umumnya mampu membangkitkan nafsu makan. Selain makan bersama ayah-ibu dan kakaknya, jika memungkinkan, bayi diberi kesempatan makan bersama teman sebaya. Dengan demikian, dia bisa melihat bagaimana bayi lain menikmati makanannya. Acara makan pun jadi menyenangkan. Jika tidak, makan bersama keluarga lain pun sangat bermanfaat. Apalagi jika saat itu bayi menjadi pusat perhatian. Dia bisa makan lebih lahap lagi. Hal lain yang perlu diperhatikan, temani dan buat interaksi saat makan. Dengan begitu, bayi menganggap acara makan merupakan aktivitas menyenangkan.
9. DISIPLIN
Di negara maju, orangtua sangat disiplin saat memberikan makan kepada bayinya. Si kecil didudukkan di kursi makan untuk kemudian disuapi. Setengah jam kemudian acara makan harus selesai. Mengingat bayi menikmati makan hanya pada setengah jam pertama. Selebihnya, bayi tidak berselera menyantap makanan. Hindari memberi makan kepada bayi selama berjam-jam. Cara pemberian makannya pun jangan sambil jalan-jalan. Itu membuat acara makan jadi merepotkan, karena bayi tak mau makan jika tidak jalan-jalan. Tirulah cara makan bayi di negara maju yang tak memakai jasa babysitter atau si mbak.
10. SEDIAKAN PERLENGKAPAN MAKAN YANG MENARIK
Agar selera makannya bertambah, sediakan perlengkapan makan yang menarik seperti piring, gelas, atau sendok berbentuk/bergambar lucu dengan warna-warna cerah. Bayi yang sudah bisa duduk sendiri dapat memiliki kursi makan khusus. Dia pun akan bersemangat saat acara makan tiba.

ANAK PANAS ? MANDIKAN AIR HANGAT !

Tulisan ini kami copas dari nikita saat saya cari informasi tentang panas pada anak kami, smoga bisa bermanfaat bagi pembaca……… amien.

Ternyata kompres dengan es sudah ketinggalan zaman dan tak efektif. Yang paling pas, gunakan air hangat dan mandikan anak.

Selama ini kompres air dingin atau es, lazim diterapkan para ibu saat anaknya demam atau panas tinggi. “Kalau suhunya 37,5 sampai 39 derajat Celcius, cukup pakai obat-obat penurun panas. Tapi kalau sampai 39-40 derajat Celcius, kompres perlu dilakukan untuk membantu menurunkan panas,” kata dr. Waldi Nurhamzah, Sp.A, dari FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta. “Penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres.”
JUSTRU TAMBAH PANAS
Zaman dulu, kata Waldi, untuk mengompres umumnya digunakan air dingin atau es. Ternyata cara itu kini sudah ditinggalkan. “Sebab, kalau tubuh dikompres es atau air dingin, suhunya tak turun, malah makin tinggi. Ini terjadi karena mekanisme tubuh yang sedemikian rupa, di mana jika kondisi di luar dingin, maka tubuh akan menginterpretasi- kan kalau dirinya kurang panas. Akibatnya, tubuh pun akan tambah panas.”
Selain itu, efek dingin bisa membuat pembuluh darah di permukaan kulit jadi mengecil. Alhasil, panas yang seharusnya dialirkan oleh darah ke kulit agar keluar, terhalang karena jalannya terhambat. “Kompres dingin juga bisa membuat pusat pengaturan panas dalam tubuh jadi kacau. Saraf-saraf yang digunakan untuk melihat atau memantau suasana di luar tubuh menangkap kesan, di luar tubuh dingin, sehingga tubuh pun akan bertambah panas.” Kendati kompres dingin sudah tidak lagi dianjurkan karena berdampak negatif, “Tapi tak sepenuhnya ditinggalkan. Untuk sejumlah kasus semisal luka memar dan bakar, kompres air dingin masih kerap digunakan. Bahkan air dingin disiram- kan ke tubuh korban luka bakar,” jelas Waldi.
BAHAYA PAKAI ALKOHOL
Selain kompres air dingin atau es, kompres alkohol juga amat diakrabi. Biasanya, lanjut Waldi, dilakukan pada pasien di rumah-rumah sakit. Prinsip kerjanya adalah karena sifat alkohol yang mudah menguap. “Untuk menguap memerlukan panas dan panas tadi berasal atau diambil dari tubuh pasien. Nah, diharapkan, dengan kompres alkohol, panas tubuh akan berangsur turun.”
Namun, seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, kompres alkohol sudah mulai ditinggalkan karena dapat membahayakan kesehatan. “Jika alkohol dibalurkan ke tubuh, uapnya dapat terhirup si sakit. Ini bisa mengganggu susunan saraf pusat.” Selain itu, alkohol pun mudah terbakar, sehingga berbahaya.
AIR HANGAT
Nah, saat ini yang lazim digunakan adalah kompres dengan air hangat atau suam-suam kuku. “Ini cara terbaik untuk menurunkan panas.” Sebab, jelas Waldi, kalau suhu di luar tubuh terasa hangat, maka tubuh akan menginterpretasikan bahwa suhu di luar cukup panas. “Dengan demikian, tubuh anak akan menurunkan kontrol pengatur suhu di otaknya, supaya suhu tubuhnya jangan terlalu panas.” Jadi, kebalikan dari kompres air dingin, tubuh yang panas akan semakin panas, karena tubuh menganggap di luar suhunya dingin.
Walau demikian, cara termudah untuk menurunkan suhu tubuh anak adalah dengan memberinya obat penurun panas. Di rumah sakit pun, pasien yang datang dengan keluhan panas tinggi, tindakan pertama yang dilakukan adalahmemberinya obat penurun panas. “Kalau sudah dikasih obat tapi panas tetap tinggi, baru dikompres. Jadi, kompres bukan untuk keadaan darurat. Ia dipakai untuk membantu menurunkan panas, selain pemberian obat penurun panas.” Dengan kata lain, kalau ternyata obat penurun panas yang diberikan dirasakan telah cukup, anak pun tak perlu lagi dikompres.
TETAP HARUS MANDI
Cara mengompres dengan air hangat yang paling efektif, kata Waldi, adalah memandikannya dengan air hangat. “Minimal, itulah yang disebutkan di literatur asing,” katanya. Anak yang sakit, katanya, harus dimandikan, dicelup, atau dibilas dengan air hangat. “Bukan sekadar melap tubuh atau kepala anak dengan handuk hangat. Kalau perlu, anak yang sakit dimasukkan ke dalam bak mandi beri air hangat. Cara ini terbukti sangat membantu untuk menurunkan panas badan anak.”
Tak perlu khawatir penyakit anak bakal bertambah parah jika dimandikan dengan air hangat. “Biarkan si kecil main air hangat. Apalagi pada dasarnya anak kecil suka air.” Selama ini ada pemahaman yang salah dari para orang tua, bahwa anak sakit tidak boleh kena air atau mandi. Pemahaman tersebut, menurut Waldi, harus disingkirkan. “Itu semua masa lalu. Justru orang tua harus sadar, anak sakit pun, badannya harus senantiasa bersih. Di rumah sakit pun, anak harus mandi. Nah, apalagi di rumah?” Ia juga mengingatkan, kulit anak sakit penuh oleh kuman hingga harus tetap mandi agar bersih.
Lalu bagaimana kalau anak tak mau mandi dengan alasan lagi sakit? “Ya, pandai-pandainya orang tua membujuk. Memang, anak cenderung malas kena air dingin. Tapi air hangat, anak pasti suka. Kalaupun anak tak mau mandi di kamar mandi, kan, bisa dimandikan di tempat tidur.”
TEMPAT TEPAT
Kembali ke soal kompres, pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada, seperti di leher, ketiak, dan selangkangan. “Jangan di dahi karena tak banyak manfaatnya untuk menurunkan panas.” Kalau hanya dahi yang dikompres, tutur Waldi, “Yang dingin, ya, cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas.” Cara yang benar adalah meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan. Nah, sekarang sudah lebih paham, kan?