Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Februari 2012

PT. Melia Nature Indonesia

PT Melia Nature Indonesia adalah sebuah perusahaan yang memasarkan produk -produk makanan kesehatan.PT Melia Nature Indonensia di miliki oleh dua perusahaan besar dari luar negeri yaitu Herbal Science dari Malaysia dengan  produk Melia Biyang, dan Mother Nature Health Product dari australia denga Produknya yang berupa Melia Propolis.
Sistem pemasaran produk Melia Nature Indonesia mempergunakan sistem pemasaran jaringan atau multilevel marketing.

Profil Perusahaan Jelas dan Memiliki Legalitas Hukum/Perijinan yang Lengkap dari Pemerintah RI.
Legalitas Usaha Melia Nature Indonesia
Memiliki Kantor yang Jelas:
Beralamat di Perkantoran Crown Palace Blok A No.7 
Jl. Prof. DR. Soepomo S.H. No.231 Menteng Dalam,
Tebet, Jakarta Selatan
PT Melia Nature Indonesia adalah sebuah perusahaan multilevel marketing di Indonesia yang pertama sekali membuat terobosan terbaru di sistem marketing plan yang berpihak kepada anggota, yaitu :
  • Sistem pembayaran bonus harian tanpa syarat
  • Jenis dan perhitungan bonus yang sederhana
  • Pembayaran bonus yang terbesar
  • Website pribadi yang selalu diperbaharui setiap hari dan mampu diakses setiap saat.
Dengan kelebihan pada sistem marketing plan akan memudahkan peluang seluruh anggotanya untuk memperoleh kesuksesan, mengatasi kesulitan keuangan, mengembangkan jaringan dengan kecepatan pembayaran serta mampu mengatasi trauma masyarakat pada sistem multilevel marketing yang mempergunakan tutup poin. PT. Melia Nature Indonesia memberlakukan belanja ulang cicilan otomatis, belanja ulang terjadi jika seorang anggota memperoleh bonus.

  • PT. Melia Nature Indonesia menyadari produk adalah modal dasar anggota untuk berkembang menjadi pelaku bisnis jaringan yang sukses.
  • PT. Melia Nature Indonesia memiliki produk yang mampu menjaga kesehatan masyarakat dari serangan berbagai penyakit serta mampu membantu penyembuhan terutama pada penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri dan jamur, juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh dengan produk propolis.
  • PT. Melia Nature juga memiliki produk “awet muda” Melia Biyang yang mampu meningkatkan sistem metabolisme tubuh, stamina, mental dan fisik, serta mampu menunda penuaan. Rahasia awet muda ada dalam genggaman anda.
  • Produk-produk yang berkualitas akan memudahkan anggota untuk mempromosikan produk kepada calon prospekan. Semua produk-produk PT. Melia Nature Indonesia diproduksi di pabrik yang memiliki standar tinggi dan GMP yaitu propolis diproduksi di Mother Nature Health Products Pty. Ltd., Sydney, Australia dan Melia Biyang diproduksi di Herbal Science Sdn. Bhd., Malaysia.
  • Produk-produk PT. Melia Nature Indonesia telah diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan telah diberikannya Surat Izin Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia ( BPPOM RI ).
  • Konsumeable, sangat dibutuhkan masyarakat luas tanpa ada efek samping serta dapat dipakai berulang dengan segmen pasar yang tidak terbatas serta tidak mengenal batasan umur dan jenis kelamin.
  • Harga sangat realistis dan murah dibandingkan dengan produk sejenis di perusahaan MLM lain atau di pasar bebas, yang mampu dijangkau masyarakat Indonesia .
  • Produk PT. Melia Nature Indonesia memiliki reaksi yang sangat cepat terutama untuk membantu menyembuhan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur serta untuk meningkatkan stamina anda.

ANDA AKAN SENANTIASA SEHAT DI DUNIA YANG TIDAK SEHAT DENGAN PERLINDUNGAN MAKSIMAL DARI PRODUK-PRODUK KAMI YAITU MELIA PROPOLIS DAN MELIA BIYANG ”

Mengapa Bisnis MELIA Kami Tawarkan

Mengapa Memilih Melia Nature Indonesia

   Bisnis Melia Nature Indonesia bukan bisnis jualan produk. Bukan jadi sales atau disuruh mencari orang sakit. Bisnis ini mengajak kita untuk hidup sehat, banyak teman, dan banyak duit. Tidak perlu belanja bulanan, tidak perlu tutup poin untuk mendapatkan bonus dan tidak ada peringkat serta tanpa janji reward.

Melia Nature Indonesia adalah sebuah perusahaan MLM yang merupakan pemimpin terdepan dan pertama kali di indonesia yang menciptakan terobosan terbaik di sistem bisnis MLM yang berpihak pada membernya, dimana peluang member untuk sukses dan berpenghasilan jauh lebih besar dan lebih cepat.

Lima PILAR mengapa PT Melia Nature Indonesia Menjadi bisnis terbaik saat ini :

1.  Profil & Perijinan baik SIUP, SIUPL serta Ijin Badan POM untuk produknya

2.  Produk yang berkualitas untuk kesehatandan di butuhkan terus menerus 

3.  Marketing plan yang berpihak pada member 

4.  Website Resmi di update setiap hari untuk mengetahui jaringan dan bonus member

5.  Leader dan Support system yang membantu perkembangan jaringan

 

 Keuntungan dan kemudahan PT Melia Nature Indonesia :


  • Modal Hanya sekali seumur hidup.
  • Pembayaran Bonus Tercepat (Harian).
  • Tak Perlu Belanja Bulanan, karena adanya automaintain
  • Tidak Jualan Produk.
  • Tidak ada tutup poin.
  • Kerja Lebih Ringan (Hanya Membina 2 Team), apalagi dibantu dengan website ini
  • Sistem SpillOver.
  • Bisnis Yang Dapat Diwariskan
  • Bonus Terbesar:
    1 Unit Bisnis: Rp. 850.000,- per hari, minimal Rp. 106 juta/bulan 
    3 Unit Bisnis: Rp. 2.550.000,- per hari, minimal Rp. 309 juta/bulan 
    7 Unit Bisnis: Rp. 5.950.000,- per hari, minimal Rp. 721 juta/bulan

SISTEM SPILLOVER

Bisnis ini merupakan penggabungan sistem Binary (2 kaki) dengan sistem Unilevel, maka Anda akan mendapat limpahan member. Dengan penggabungan sistem Unilevel maka tidak membuat member menjadi malas, karena bonus Unilevel jauh lebih besar. Dengan penggabungan bisnis ini, maka baik downline maupun upline tidak ada yang dirugikan

Senin, 23 Januari 2012

Faktor Kegagalan Member MLM

Bisnis Multilevel Marketing menawarkan peluang kemewahan kepada seluruh membernya seperti : rumah mewah, mobil mewah, penghasilan ratusan juta rupiah, perjalanan ibadah ke-agamaan, perjalanan keluar negeri dan masih banyak hal yang sangat luar biasa, tetapi fakta menunjukkan sangat banyak member MLM yang gagal dan menjadi trauma serta apriori terhadap bisnis MLM. Banyak masyarakat yang memandang bahwa bisnis MLM adalah bisnis pembohongan. Sebenarnya pandangan tersebut salah karena semua kemewahan yang ditawarkan perusahaan MLM adalah benar, pertanyaan yang menarik adalah mengapa kebanyakan pelaku bisnis MLM gagal total.


Seluruh member perusahaan MLM memiliki mimpi untuk sukses dan memiliki kehidupan yang lebih baik dari hari hari sebelumnya, tetapi kenyataanya hampir seluruh member bukanya memperoleh sukses malah kehidupanya jauh lebih buruk di banding sebelum bergabung di bisnis MLM
Kami akan menjelaskan faktor factor kegagalan member menjalankan bisnis MLM seperti berikut :
Janji dan iming iming kemewahan inilah yang pada tahap awal dilakukan untuk mempengaruhi member baru dan calon member seolah olah semua kemewahan tersebut akan sangat cepat dan mudah untuk di peroleh, padahal semua kemewahan tersebut adalah hasil akhir dimana untuk memperolehnya harus melalui proses yang lama dan melelahkan, pada umumnya janji tersebut berupa
Hampir semua perusahaan MLM memiliki Peringkat, dimana semakin tinggi peringkatnya maka akan semakin besar presentase bonus yang di peroleh dari total omzet,.kelihatanya ini sangat menguntungkan member, tapi bila kita cermati sebenarnya ini justru merupakan kerugian Karena untuk naik peringkat disyaratkan antara lain:
a.   Memiliki minimal 2 group dibawahnya yang sama peringkatnya dengan member bersangkutan
b.   Memiliki nilai poin tertentu sesuai aturan
c.   Memiliki nilai poin group lain selain dua group utama yang di sebut side volume
d.   Melakukan tutup poin sesuai peringkat
Jika syarat tersebut tidak terpenuhi maka member tidak akan naik peringkat, dan syarat tersebut akan sangat memungkinkan terjadinya peringkat down line sama peringkatnya dengan upline atau yang mereka sebut “BREAK PERINGKAT” yang mengakibatkan
a.   Persentasi bonus upline turun drastis atau bahkan nol pesen karena tersalip downline
b.   Biaya operasional semakin besar seiring  pertumbuhan jaringan  mengakibatkan member akan semakin sulit membina jaringan
c.   Upline akan menjadi frustasi Karena sudah banyak berjuang tetapi kehilangan bonus/ bonus turun drastis
d.   Down line yang perkembangan jaringanya bagus menjadi ancaman bagi upline
Jauh lebih baik bagi kita untuk bergabung di sebuah perusahaan MLM yang tidak ada/tidak memiliki peringkat dimana perhitungan bonus dilakukan dengan persentase total omzet setiap group tanpa ada parameter peringkat sehingga downline tidak menjadi amcaman bagi penghasilan upline
Reward adalah impian yang di bangun oleh perusahaan MLM kepada setiap member sebagai sebuah tujuan seolah olah sangat mudah untuk memperolehnya, sebenarnya reward bukanlah keuntungan bagi member, untuk dapat mengerti hal tersebut coba perhatikan syaratnya :
a.     Memiliki peringkat tertentu
b.     Memiliki minimal  2 downline yang berperingkat satu level di bawahnya
c.     Memiliki 2 downline yang memilki omzet sesuai syarat
d.     Memiliki side volume dengan jumlah tertentu
e.     Tetap harus tutup poin
Jauh labih baik bagi kita untuk bergabung pada sebuah perusahaan MLM yang membayar bonur pada member tanpa syarat dan berbentuk uang cash, karena sejujurnya memberlah yang lebih tau apa yang di butuhkan dari hasil bonus tersebut
Sama seperti halnya reward, pasif income dan bonus sharing selalu digembar gemborkan pada calon member seolah olah tanpa berkerja akan memperoleh bonus, sebenarnya hal itu tidak mungkin karena mana mungkin ada bonus bila tidak ada omzet
Faktor kedua yang mengakibatkan gagalnya member adalah sitem marketing plan yang berpihak pada perusahaan MLM  seperti:
            a.     Pembayaran Bonus yang terlalu lama
            b.     Tutup poin sebagai syarat keluarnya bonus
            c.     Perhitungan bonus yang rumit yang menyebabkan member tidak tahu pasti berapa jumlah bonus sebelum menanyakan pada perusahaan
Perusahaan  Money Game adalah  sebuah perusahan pembohong yang akan merugikan member dan seluruh masyarakat, karena tidak memperoleh produk senilai uang yang telah disetorkan oleh member bersangkutan, setiap member yang bergabung di perusahaan MLM tidak boleh dirugikan karena telah memperoleh produk senilai uang yang telah di berikan.
Untuk sukses di bisnis MLM salah satu hal terpenting adalah harus memiliki pemimpin yang bertanggung jawab, memiliki integritas, memiliki kejujuran, memiliki komitmen untuk membawa seluruh jaringan ke puncak kesuksesan tanpa mengorbankan dengan alasan alasan yang tidak realistis.
-----o0O0o-----

Perbedaan Bisnis MLM vs MONEY GAME

Saat ini sangat banyak perusahaan yang berkedok perusahaan MLM yang memanfaatkan system jaringan akan tetapi tidak memiliki produk untuk dipasarkan atau bila ada produk tetapi harga produk lebih mahal dari harga retail/pasaran (produk hanya sebagi tameng). Jadi kerjanya adalah perusahaan menawarkan bonus bonus, jika berhasil mengajak orang lain masuk kedalam system binisnya. Perusahaan seperti ini disebut dengan perusahaan berjenis “MONEY GAME”. Alasan umum yang dikatakan adalah uang yang di keluarkan digunakan untuk membeli personal franchise atau hak bisnis. Mestinya harus jelas berapa nilai uang sebagi keanggotaan dan berapa nilai uang untuk di tuka dengan produk.

*    Member mebayar sejumlah uang tanpa menerima produk, perusahaan hanya menawarkan bonus jika mengajak orang lain.
*    Perusahaan menjual produk pada member dengan harga jauh lebih tinggi dari harga pasaran
*    Menawarkan system investasi dengan bunga tidak realistis
*    Perusahaan memiliki SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung) jangan pernah bergabung pada MLM yang tidak ada ijinnya karena tidak ada jaminan dari pemerintah
*    Harus ada ijin mengenai produk, jika produk berupa produk kesehatan dan makanan harus ada ijin dari Badan POM sebagai jaminan bahwa produk tersebut aman
*    Perusahaan menjual produk dengan harga wajar dan realistis.

BISNIS KONVENSIONAL vs MLM

MLM (Multilevel Marketing) merupakan sebuah bisnis dengan system efisiensi pada jalur distribusi dan promosi, dimana jalur distribusi dan promosi tersebut di ambil alih oleh perusahaan MLM, keuntungan dari pemangkasan jalur distribusi dan promosi akan menjadi keuntungan perusahan MLM dan bagi member yang mengkonsumsi sekaligus juga mempromosikan dan mendistribusikan produk akan memperoleh bonus sesuai dengan aturan yang di tetapkan oleh perusahaan MLM
Meskipun bisnis MLM termasuk dari direct selling (penjualan langsung) sebetulnya industri MLM dapat dikatakan berdiri sendiri karena adanya beberapa perbedaan mendasar antara bisnis retail dengan bisnis MLM baik dalam arti cara pemasaran maupun system distribusinya serta pembagian keuntungan.dari gambaran tersebut dapat diambil beberapa kesimpulan perbedaan bisnis retail dengan bisnisMLM
-     Distribus dan promosi produk pada bisnis retail/konvensional akan digantikan oleh perusahaan MLM
-     Harga produk sampai ketangan konsumen pada bisnis retail dan MLM haruslah sama.
-     Perusahaan MLM  tidak harus memiliki produk
-     Biaya promosi dan distribusi pada bisnis konvensional akan menjadi keuntungan perusahaan MLM yang menjadi bonus member
-     Besar kecil bonus diatur oleh perusahaan MLM
-     Perusahaah MLM berfungsi sebagai REGULATOR denga tugas  Menyiapkan perijinan administrasi kantor serta menyiapkan produk yang akan di pasarkan
-     Merancang rencana pengembangan usaha (marketing plan) yang mengatur syarat keanggotaan member, cara mengembangkan usaha, serta perhitungan bonus dan cara pembayaranya
-     Member MLM bertugas sebagai EKSEKUTOR dengan tugas mengkonsumsi, mempromosikan mendistribusikan dan mengajarkan orang lain untuk membangun jaringan)

Kiat Memilih MLM yang Benar

Ada empat pilar yang harus diperhatikan sebelum anda bergabung menjadi member di sebuah perusahaan MLM untuk mendukung kecepatan kesuksesan member :

Perizinan adalah  satu hal yang paling penting yang harus diperhatikan oleh setiap calon member sebelum bergabung di perusahaan MLM. Perizinan merupaka legalitas sekaligus jaminan dari pemerintah Republik Indonesia ataas usaha yang di jalankan

Setiap perusahaan MLM harus memiliki dua izin yaitu SIUP  dan SIUPL (Surat Izin Usaha Penjualan Langsung) yaitu izin khusus yang di keluarkan Departemen Perdagangan untuk izin Perusahaan MLM. Jika perusahaan MLM tidak mempunyai SIUPL maka perusahaan tersebut tidak resmi di wilayah Indonesia.
Produk-produk perusahaan MLM terutama produk makanan dan minuman kesehatan harus memiliki izin khusus dari badan POM yang merupakan jaminan bagi masyarakat Indonesia bahwa produk yang tersebut aman untuk di konsumsi masyarakat, jika ijin produk belum ada dari Dirjen POM maka produk tersebut ilegal dan tidak aman untuk di konsumsi

Alasan  mengapa produk perusahaan MLM sebagi salah satu pilar penting penilaian bagi member sebelum bergabung dengan perusahaan MLM adalah ;
A.   PRoduk perusahaan MLM adalah sebagi kunci awal kendaraan penghubung antara member dan calon prospek
B.  Produk menjadi parameter bagi calon member  sehingga tidak terjebak kedalam system money game
C.  Perusahaan MLM yang benar memiliki produk produk denga kualitas yang baik dan harga yang realistis terutama produk produk makanan kesehatan yang mampu membantu  penyembuhan berbagai penyakit yang di derita masyarakat.
D.  Produk perusahaan MLM yang dibutuhkan masyarakat dan di pakai secara berulang ulang atau terus menerus sehingga market tetap ada
Dengan parameter tersebut maka member telah memiliki produk dari perusahaan MLM yang mampu untuk pertama kali mempengaruhi orang membeli, mengkonsumsi serta ikut membangun jaringan.
Perijinan dan produk yang baik dari perusahaan MLM tidak cukup sebagai poin penilaian bagi calon memberuntuk bergabung di perusahaan MLM. Semua calon member harus menyadari bahwa tujuan begabung di perusahaan MLM bukan hanya untuk mengkonsumsi produk akan tetapi tujuan yang kedua adalah ingin memiliki penghasilan  di bisnin MLM. Dengan memperoleh bonus jika mengkonsumsi, mendistribusikan dan mempromosikan produk  serta membangun jaringan di perusahaan MLM. Marketing Plan Perusahaan MLM adalah penilaian selanjutnya karena di marketing plan inilah diatur semua mengenai bonus bonus member. Poin penting untuk menilai marketing plan perusahaan MLM :

Semakin cepat bonus bonus  member di bayar oelh perusahaan  MLM setelah memperoleh omzet akan semakin besar peluang member untuk lebih cepat berkembang karena sebenarnya hamper seluruh member tidak memiliki uang untuk membiayai pengembangan jaringan  selama lebih kurang satu setengah bulan sebelum memperoleh bonus.

Dengan pembayaran bonus yang lebih cepat maka setiap member mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari dan membiayai kebutuhan dana dalam membangun jaringan tanpa mengganggu penghasilan dari pekerjaan yang lain

Setiap omzet yang di hasilkan oleh member, baik itu omzet mengajak, perkembangan jaringan ataupun omzet belanja ulang produk harus di bayar perusahaan MLM berupa bonus tanpa syarat, tutup poin sebelum member memperoleh bonus merupakan ketidak adilan bagi seluruh member dan harus di tentang.

Semakin sedikit jenis bonus di perusahaan MLM akan semakin mudah bagi seluruh member untuk menganalisa dan mengetahui jebakan ataupun syarat syarat yang di tetapkan perusahaan pada tahap awal sehingga member tidak kecewa di kemudian heri serta semakin mudah perhitungan bonus member akan semakin memudahkan member mengetahui pantaas tidaknya untuk mencari penghasilan di bisnis MLM dan juga semakin trasparan bagi member untuk mengetahui bonus yang di peroleh setiap terjadi omzet.

Perhitungan yang paling mudah untuk mengetahui prosentase setiap bonus adalah dengan membandingkan antara bonus yang di peroleh dengan omzet yang di hasilkan dan dengan membina seminimal mungkin group jaringan.
Member sebagi eksekutor pantas memperoleh keuntungan lebih besar dibandingkan dengan perusahaan MLM.
Setiap calon member jangan pernah tergiur dan tergoda denga reward, penghasilan ratusan juta rupiuah, pasif income, bonus sharing, karena semua itu adalah hasil akhir.

Utuk sukses di bisnis MLM tidak bisa di kerjakan sendirian, calon member harus memiliki TAM LEADAER.
Poin yang diperhatikan dalam menilai team leaders dan support system adalah
A.  Team leader yang cerdas, tangguh, komitmen, jujur serta memiliki integritas untuk membantu seluruh jaringan
B.  Team leaders harus mampu memberikan pembelajaran edifikasi dan duplikasi yang benar trasparan, cerdas kepada seluruh jaringan
C.  Team leaders yang mempu menciptakan support system yang baik sebagai bahan duplikasi, edifikasi, pembelajaran tentang bisnis MLM serta cara cara membangun jaringan dengan efektif tanpa hanya memberikan motivasi yang tidak realistis
D.  Saat ini sangat banyak petualang-petualang bisnis MLM di Indonesia yang selalu mengaku sebagi seorang pelaku bisnis yang handal serta berpengalaman padahal belum pernah sukses dalam menjalankan bisnis MLM dimana sebenarnya dia selalu menjadi objek perusahaan MLM. 


      Pelaku petualang ini tidak seagan segan mengajak calon member untuk bergabung di perusahaan Money game atau berusaha memindahkan jaringan member ke perusahaan MLM yang lebih jelek di banding MLM sebelumnya dengan berbagai alas an yang tidak bermoral demi kepentingan sendiri

MEMBER dan CALON MEMBER harus hati hati dengan petualang pelaku bisnis MLM ini

-----oo0oo-----

Selasa, 26 Juli 2011

Liburan Penyegar Jasmani dan Rohani

Sudah merasa letih dengan rutinitas dan kesibukan sehari-hari? Saatnya kita mengambil waktu jeda untuk mengistirahatkan otak dan membuatnya segar kembali.
Agar liburan kita berjalan sempurna, tak ada salahnya mempersiapkan dari sekarang. Sebab berlibur tidak hanya akan membuat hati kita gembira, tapi juga mampu memberikan manfaat bagi kesehatan jasmani dan rohani kita. Dalam Wisconsin Medical Journal menuliskan, wanita yang sering melakukan liburan, ternyata dapat terhidar dari serangan depresi dan keletihan. Sebaliknya, para wanita yang jarang berlibur kerap mengalami stres dan insomnia.

Berikut 4 ide ‘time out’ yang bisa dipilih untuk membuat hati senang dan pikirian kita menjadi segar kembali :

1. Meditasi Tujuan : mencapai ketenangan batin dan hati. Biasanya orang mewujudkan tujuan di atas dengan menonton film atau jalan-jalan. Padahal, itu dapat kita dapatkan hanya dengan memfokuskan pikiran pada satu hal,  atau yang kita kenal dengan nama meditasi. Dalam bermeditasi, kita dituntut untuk memusatkan pikiran pada satu objek saja dan mengabaikan pikiran lain yang ada di otak.
Dalam penelitian Richard Davidson, profesor bidang psikologi dan psikiatri di University of Wisconsin di Madison menemukan kalau meditasi mampu meningkatkan kecerdasaan otak dan sistem imun tubuh, menciptakan rasa nyaman, serta keseimbangan diri. Dan hasil temuan ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa  koneksi antara sel-sel saraf otak pada orang dewasa sudah tidak akan berkembang lagi. Coba : pusat yoga dan meditasi di Ubud- Bali.

2. Retret Tujuan : membangun kepercayaan diri. Retret merupakan sebuah kegiatan  menyendiri atau mengasingkan diri dan dilakukan secara berkelompok, dan biasanya dilangsungkan di tempat yang sunyi dan masih alami seperti pedesaan, pedalaman, biara atau villa di pegunungan. Dan dalam retret yang bersifat religius atau spiritual, biasanya kita akan diberikan kesempatan untuk berefleksi, berdoa, serta bermeditasi.
Keheningan yang disuguhkan dalam acara retret mampu membuat kita saling berkomunikasi lewat perasaan pribadi kita masing-masing, serta saling berbagi hal-hal yang kita ragukan dan yakini dengan orang lain. Joseph Havens, psikolog klinis dari University Health Service dan University of Massachusets mengungkapkan, secara psikologis kebersamaan yang terjadi di retret dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kepedulian kita terhadap orang lain. Coba :  Villa atau Hotel di Puncak- Jawa Barat.

3. Berkunjung ke permandian air panas. Tujuan : memperlancar peredaran darah. Membiaran tubuh kita berendam dalam air panas tidak hanya mengasyikkan, tetapi juga mampu melancarkan seluruh peredaran darah hingga ke otak. Bonus lainnya, melakukan aktivitas satu ini sama saja dengan berolahraga. Sebab dengan berendam, kita bisa meningkatkan detak jantung dan menurunkan tekanan darah.
Hasil penelitian Mayo Clinic menemukan, berendam dalam air panas bisa memberikan kita sensasi rileks yang luar biasa. Hal ini terjadi karena ketika berendam, jantung akan memompa darah, mengedarkannya ke seluruh permukaan kulit, membuka pori-pori dan melepaskan panas tubuh. Dan rasa hangat tersebut yang bisa menimbulkan relaksasi pada tubuh. Coba : Pemandian air panas di Ciater – Bandung.

4. Diving, Rafting, atau Surfing Tujuan : tantang dan uji diri sendiri. Meski dibilang sedikit berbahaya, olahraga di atas juga dapat memberikan ketenangan pikiran dan kepuasan batin. Berteriak melintasi jeram saat rafting mampu menghilangkan segala pikiran kita yang sedang menghimpit. Dan sensasi yang sama bisa kita dapatkan juga ketika kita bisa menikmati keindahan bawah air saat diving atau bercumbu dengan ombak saat surfing.
Para penggemar olahraga biasanya memiliki mental pemberani, petualang, dan tidak plin-plan, ujar Baruch Nevo dan Stephen Breitstein, psikologi sekaligus penulis buku Psychological and Behavioural Aspects of Diving. Coba : Menyelam di taman laut Bunaken – Menado, atau berselancar di Pantai Senggigi – Lombok.

(Intan Sari Boenarco/Astrid Anastasia)

Rabu, 22 Juni 2011

BUDIDAYA MANGGA

Produksi mangga pada saat ini belum mampu memenuhi permintaan pasar, khususnya pasar luar negeri. Ketidakmampuan ini bukan hanya disebabkan produktivitas rendah tetapi juga kualitasnya masih kurang. Kondisi ini disebabkan oleh penerapan teknologi budidaya yang belum optimal.
Memperhatikan hal tersebut PT. NATURAL NUSANTARA membantu peningkatan produksi secara kuantitas , kualitas dan kelestarian (Aspek K-3). sehingga petani mampu bersaing di era pasar bebas.
AGROEKOLOGI
Tanaman mangga tumbuh baik pada ketinggian 50-300 m dpl pada lapisan tanah tebal dan struktur tanah remah dan berbutir-butir.
VARIETAS
Varietas yang bernilai jual tinggi antara lain Gadung 21 atau Arumanis 143. Varietas lainnya adalah Manalagi 69, Lalijiwo, Chokanan dan Golek 31.
PERSIAPAN LAHAN
Lubang tanam dibuat 1-2 bulan sebelum tanam,ukuran 1 m x 1m x 1 m dan jarak tanam 6 m x 8 m. Dua minggu sebelum pelaksanaan tanam, tanah galian dimasukkan kembali ke dalam lubang tanam dengan campur pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Akan lebih optimal siram SUPERNASA (0,5 sdm / + 5 lt air/pohon).
PENANAMAN
Penanaman di awal musim hujan. Sebelum bibit ditanam kantong plastik dilepas. Kedalaman tanam + 15-20 cm diatas leher akar dan tanah disekitar tanaman ditekan ke arah tanaman agar tidak roboh. Tanaman diberi naungan dengan posisi miring ke barat dan selanjutnya dikurangi sedikit demi sedikit.
PEMUPUKAN
~ Pupuk Kandang (PK) diberikan 1 kali pada awal musim hujan. Caranya dibenamkan disekitar pohon selebar tajuk tanaman atau menggali lubang pada sisi tanaman. Mangga umur 1 - 5 tahun diberi 30 kg PK, umur 6 - 15 tahun diberi 60 kg PK. Akan lebih optimal jika ditambahkan ~ ~ SUPERNASA atau jika pupuk kandang sulit dapat digunakan SUPERNASA dengan dosis :
- Alternatif 1 : 0,5 sendok makan/ 5 lt air per tanaman.
- Alternatif 2 : 1 botol SUPER NASA encerkan dalam 2 lt (2000 ml) air jadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 lt air diberi 20 ml larutan induk tadi untuk menyiram per pohon.
~ Pemberian SUPERNASA selanjutnya dapat diberikan setiap 3 - 4 bulan sekali.
~ Penyemprotan POC NASA (4-5 ttp/tangki) atau lebih optimal POC NASA (3-4 ttp) + HORMONIK (1 ttp ) per tangki setiap 1 - 3 bulan sekali.
~ Pupuk NPK 2 kali setahun di awal (Nopember - Desember), akhir musim hujan (April - Mei) dosis sbb:

Umur (th) PK
(kg)
Dosis Pupuk Makro (KG/Pohon)
ZA TSP KCl
1 – 3 20 – 30 0.5 – 1 0.25-0.5 0.25-0.5
4 - 6 30 – 40 1 – 2 0.5 – 1 0.5 – 1
7 – 10 50 – 60 2 – 3 1 – 1.5 1 – 1.5
> 10 50 – 60 3 – 4 1.5 – 2 1.5 – 2
PEMANGKASAN
Pangkas Bentuk (3 tahap) :
Tahap I : umur 1 tahun setelah tanam pada musim hujan dengan memotong batang setinggi 50 - 60 cm dari permukaan tanah dan pemotongan di atas bidang sambungan. Dari cabang yang tumbuh dipelihara 3 cabang yang arahnya menyebar.
Tahap II : pemangkasan dilakukan pada ketiga cabang yang tumbuh tersebut setelah berumur 2 tahun, caranya menyisakan 1 - 2 ruas/pupus. Tunas yang tumbuh pada masing-masing cabang dipelihara 3 tunas. Jika lebih dibuang. Tahapan pemangkasan tersebut akan diperoleh pohon dengan rumus cabang 1- 3 - 9.
Tahap III : umur 3 tahun, cara sama seperti tahap II, tetapi tunas yang tumbuh dipelihara semua untuk produksi.
PANGKAS PRODUKSI
Pemangkasan ini untuk memelihara tanaman dengan memotong cabang mati / kering, cabang yang tumbuh ke dalam dan ke bawah serta cabang air yaitu cabang muda yang tidak akan menghasilkan buah. Pemangkasan produksi dilaksanakan segera setelah panen.
PENDANGIRAN
Dilakukan 2 kali dalam setahun pada awal dan akhir musim hujan, dengan membalik tanah (pembumbunan) di sekitar kaca tanaman agar patogen yang ada dalam tanah mati.
MULCHING (MULSA)
Pemberian mulsa di akhir musim hujan, menggunakan jerami / sisa-sisa bekas pangkasan / tanaman sela.
PENGENDALIAN GULMA
Pengendalian gulma dilakukan minimal 3 kali setahun.
INDUKSI BUNGA
Untuk merangsang pembungaan digunakan Pupuk Organik Padat SUPER NASA dengan dosis 1-2 sendok/pohon dicampur 10 liter air disiramkan secara merata di bawah kanopi pohon setelah pupus kedua ( Februari-Maret) dan disemprot POC NASA (3-4 ttp/tangki) + HORMONIK (1 ttp) per tangki.
PENGELOLAAN BUNGA DAN BUAH
Pengelolaan bunga dan buah dilakukan 4 kali, pada saat bud break, bud elongation, mango size (kacang hijau) dan marble size (jagung). Pupuk yang digunakan :
1. Monokalsium Phospat ( MKP ) diberikan sebelum muncul tunas baru atau bud break dan pada saat bud break atau bud elongation (dosis 2,5 gr/liter).
2. POC NASA diberikan saat bud break, bud elongation, (dosis 4-5 tutup/tangki).
3. POC NASA (3-4 ttp) + HORMONIK (1 ttp) per tangki diberikan pada saat mango size dan marble size.
HAMA DAN PENYAKIT
a. Tip Borer, Clumetia transversa
Ulat ini menggerek pucuk yang masih muda (flush) dan malai bunga dengan mengebor/menggerek tunas atau malai menuju ke bawah. Tunas daun atau malai bunga menjadi layu, kering akibatnya rusak dan transportasi unsur hara terhenti kemudian mati. Pengendalian; cabang tunas terinfeksi dipotong lalu dibakar, pendangiran untuk mematikan pupa, penyemprotan dengan PESTONA.
b. Thrips ( Scirtothrips dorsalis )
Hama ini sering disebut thrips bergaris merah karena pada segment perut yang pertama terdapat suatu garis merah. Hama ini selain menyerang daun muda juga bunga dengan menusuk dan menghisap cairan dari epidermis daun dan buah. Tempat tusukan bisa menjadi sumber penyakit. Daun kelihatan seperti terbakar, warna coklat dan menggelinting. Apabila bunga diketok-ketok dengan tangan dan dibawahnya ditaruh alas dengan kertas putih akan terlihat banyak thrips yang jatuh. Pengendalian : tunas muda terserang dipotong lalu dibakar, tangkap dengan perangkap warna kuning, pemangkasan teratur, penyemprotan dengan BVR atau PESTONA
c. Ulat Phylotroctis sp.
Warna sedikit coklat (beda dengan Clumetia sp. yang warnanya hijau) sering menggerek pangkal calon malai bunga. Telur Phyloctroctis sp. menetas dan dewasa menyerang tangkai buah muda (pentil). Buah muda gugur karena lapisan absisi pada tangkai buah bernanah kehitaman. Aktif pada malam hari. Pengendalian dengan PESTONA.
d. Seed Borer, Noorda albizonalis
Hama ini menggerek buah pada bagian ujung atau tengah dan umumnya meninggalkan bekas kotoran dan sering menyebabkan buah pecah. Ulat ini langsung menggerek biji buah akibatnya buah busuk dan jatuh. Berbeda dengan Black Borer yang menggerek buah pada bagian pangkal buah. Lubang gerekan dapat sebagai sumber penyakit. Pengendalian : pembungkusan buah, kumpulkan buah terserang lalu dibakar, semprot dengan PESTONA.

e. Wereng mangga ( Idiocerus sp.)
Serangan terjadi saat malai bunga stadia bud elongation. Nimfa dan wereng dewasa menyerang secara bersamaan dengan menghisap cairan pada bunga, sehingga kering, penyerbukan dan pembentukan buah terganggu kemudian mati. Serangan parah terjadi jika didukung cuaca panas yang lembab. Hama ini dapat mengundang tumbuh dan berkembangnya penyakit embun jelaga (sooty mold) dengan dikeluarkan embun madu dari wereng yang dapat menyebabkan phytotoxic pada tunas, daun dan bunga. Pengendalian : pengasapan, penyemprotan BVR/PESTONA sebelum bunga mekar/pada sore hari.

f. Lalat Buah ( Bractocera dorsalis )
Buah yang terserang mula-mula tampak titik hitam, di sekitar titik menjadi kuning, buah busuk serta terjadi perkembangan larva. Bersifat agravator yaitu memungkinkan serangan hama sekunder (Drosophilla sp.), jamur dan bakteri. Pengendalian : pembungkusan buah , pemasangan perangkap lalat buah.

g. Penyakit Antraknose (Colletotrichum sp.)
Terjadi bintik-bintik hitam pada flush, daun, malai dan buah. Serangan menghebat jika terlalu lembab, banyak awan, hujan waktu masa berbunga dan waktu malam hari timbul embun yang banyak. Apabila bunganya terserang maka seluruh panenan akan gagal karena bunga menjadi rontok. Pengendalian : pemangkasan, penanaman jangan terlalu rapat, bagian tanaman terserang dikumpulkan dan dibakar.

h. Penyakit Recife, Diplodia recifensis
Penyakit ini disebut juga Blendok, vektor penyakit ini adalah kumbang Xyleborus affinis. Kumbang ini membuat terowongan di batang/cabang kemudian dan cendawan Diplodia masuk ke dalam terowongan. Di luar tempat kumbang menggerek akan keluar blendok (getah). Penyakit mangga lainnya seperti embun jelaga (jamur Meliola mangiferae), kudis/scab (Elsinoe mangiferae), bercak karat merah (ganggang Cephaleuros sp.)

Catatan : Jika Pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, dapat digunakan pestisida kimia sesuai anjuran. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810 dosis + 5 ml (0,5 tutup)per tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat di campur Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki

PANEN DAN PASCA PANEN
Panen dilakukan pada umur + 97 hari setelah bunga mekar, buah berbedak, dan pada jam 09.00 - 16.00 WIB dengan menyisakan tangkai buah sekitar 0,5 - 1 cm.

Minggu, 05 Juni 2011

BUDIDAYA ANGGUR


PENDAHULUAN
Produksi anggur
( Vitis sp.) di Indonesia belum optimal. PT. Natural Nusantara berupaya meningkatkan produksi anggur secara kuantitas, kualitas dan kelestarian lingkungan (Aspek K-3) untuk bersaing di era pasar bebas.

SYARAT TUMBUH
Ketinggian 25-300 m dpl, suhu 25-310 C, kelembaban udara 75-80 %, intensitas penyinaran 50% - 80%, 3-4 bulan kering, curah hujan 800 mm/tahun dan pH tanah 6-7. Tipe tanah : liat dan liat berpasir (alluvial dan grumosol).

PERSIAPAN LAHAN
1. Bersihkan lahan, cangkul/bajak sampai gembur.
2. Pengapuran pada tanah masam dosis 5 ton/ ha.
3. Buat saluran pemasukan dan pembuangan air irigasi
4. Buat lubang tanam 60x60x50 cm / 75x75x70 cm, jarak tanam 3 x 3 m / 5 x 4 m, keringanginkan + 2-4 minggu, isikan tanah lapisan bawah ke dasar lubang.
5. Campurkan tanah lapisan atas : pupuk kandang ( + 20-40) : pasir perbandingan 1:1:2 serta Natural GLIO + 5-10 gram/lubang dan isikan ke lubang bagian atas.

PENYIAPAN BIBIT
Bibit siap tanam umur 1,5 - 2 bulan, perakarannya 5-10 cm, tumbuh sehat, bertunas dua. Kebutuhan bibit jarak tanam 3 x 3 cm sebanyak 890 batang/ha, jarak tanam 5 x 4 cm sebanyak 500 batang/ha. Sebulan sebelum tanam, bibit anggur terpilih diadaptasikan di sekitar lahan

PENANAMAN
Waktu tanam di akhir musim hujan (April-Juni). Siram bibit dng POC NASA (1-2 ttp/10 lt air) + 1 minggu sebelum tanam. Beri naungan sementara. Semprot POC NASA 1-2 ttp/tangki/10 hari hingga usia + 3 bulan setelah tanam.

PENGAIRAN
Pengairan tanaman muda 1-2 kali sehari dan dewasa 3 hari sekali. Tiga minggu sebelum dipangkas, pengairan dihentikan dan 2-3 hari setelah pemangkasan air diberikan kembali. Pengairan setelah pemupukan dan dihentikan menjelang pemetikan buah.

PENYIANGAN DAN PENDANGIRAN
Lahan dijaga kebersihannya dari gulma dan penggemburan tanah (Pendangiran) dilakukan sebulan sekali agar bidang oleh tetap bersih dan gembur.

PEMUPUKAN
Pemupukan disebar dan dicampur merata tanah secara melingkar sejauh 25 cm dari batang lalu ditutup dan diairi atau dengan cara pengocoran pupuk
Pemupukan berdasarkan umur tanaman, yaitu :
a. Tanaman Muda sampai umur 6 bulan (per pohon)


No

Umur Tanaman

Jenis dan Dosis Pupuk
Per pohon

1

10 hari – 3 bulan, interval 10 hari sekali

Urea 7,5 gr atau ZA 10 gr, tiap kali pemupukan

2

> 3 – 6 bulan, interval 15 hari sekali

Urea 15 gr atau ZA 20 gr tiap kali pemupukan

3

Tiap 1 bulan sekali

SUPER NASA 1-2 sendok makan (s.m.)/ 10 liter air

b. Tanaman Umur 6 bulan sampai 1 tahun (per pohon)

No

Umur Tanaman

Jenis dan Dosis Pupuk
Per Pohon

1

> 6 bulan

Pukan 30 kg atau SUPER NASA 1-2 s.m. dan Urea 22,5 gr atau ZA 30 gr

2

9 bulan

SUPER NASA 1-2 s.m. dan Urea 33,75 gr atau
ZA 45 gr

3

12 bulan

Pukan 60 kg atau SUPER NASA 1-2 s.m. dan Urea 50 gr atau ZA 60 gr
Catatan:
- Pemberian SUPERNASA dikocorkan.
- Akan lebih optimal penyemprotan POC NASA (3-4 ttp) + HORMONIK (1 tutup) per tangki .

Tanaman Produktif Berbuah (lebih dari 4 tahun)
Pemupukan 3 kali setahun (April, Agustus,Desember). Dosis tiap kali pemupukan 600 gr Urea + 300 gr TSP + 375 gr KCl + SUPER NASA 1-2 sdm/10 lt/ pohon

PEMBUATAN RAMBATAN
Perlu pembuatan rambatan dengan model :
1. Model Para-para, tiang para-para dipasang sesuai jarak tanam anggur dengan ketinggian 2 - 3,5 m dan dipasang para-para berupa anyaman kawat atau bilah bambu atau kayu, jarak mata anyaman + 40 cm.
2. Model Pagar/Kniffin, dibuat berbentuk pagar. Jarak antar tiang 3-5 m dan ketinggian 150-200 cm, hubungkan dengan kawat yang dipasang mendatar sebanyak 2-3 jajar. Kawat pertama dibagian bawah letaknya 60 cm dari permukaan tanah, dan kawat diatasnya berjarak 70 cm.
3. Model perdu, berupa pohon atau kayu biasa, kemudian bagian atasnya dipasang tempat penyangga sepanjang 2 m dan lebar 2 m.
Pemasangan rambatan dilakukan sebelum tanaman dipangkas dan dibentuk.

PEMANGKASAN DAN PEMBENTUKAN POHON
1. Waktu pemangkasan yang tepat berumur 1 tahun.
2. Usahakan tiap pohon punya batang pokok, cabang primer , sekunder dan tersier.
3. Potong batang tanaman setinggi para-para, sehingga tumbuh tunas baru (cabang primer).
4. Dua minggu cabang yang tumbuh memanjang lebih kurang 1 meter segera dipangkas pada bagian ujungnya agar tumbuh tunas baru (cabang sekunder).
5. Cabang sekunder yang panjang 1 meter dipangkas titik tumbuhnya agar tumbun tunas baru (cabang tersier).
6. Cabang tersier inilah yang menghasilkan buah.
7. Ciri cabang siap dipangkas, ujung tunasnya mudah dipatahkan, dan apabila dipangkas meneteskan air, cabang berwarna coklat.
8. Perhatikan ciri visual mata tunas yang dipangkas, mata tunas vegetatif bentuknya runcing dan generatif tumpul.
9. Cara pemangkasan anggur yaitu :
10. Pangkas pendek, sisakan 1-2 mata
11. Pangkas sedang, sisakan 3-6 mata
12. Pangkas panjang, sisakan 7 atau lebih mata

PENGELOLAAN BUNGA DAN BUAH
- Pangkas pembuahan dilakukan 2 tahap setahun yaitu bulan Maret - April dan Juli - Agustus dan dilakukan pada cabang-cabang tersier yang telah berumur 1 tahun
- Cabang-cabang yang tumbuh subur dipangkas dan sisakan 4-10 mata tunas, sedang cabang yang kurang subur sisakan 1-3 mata tunas
- Cabang/ranting sisa pemangkasan dibentangkan dan diatur merata di seluruh permukaan para-para, lalu diikat ke kanan dan kiri dengan tali.
- Semprot dengan HORMONIK dosis 1-2 tutup per tangki setelah dipangkas setiap 7-10 hari sekali
- Pelihara 3 malai bunga tiap tunas dan potong tunas baru yang tumbuh di atas bunga sampai terbentuk bakal buah
- Jarangkan buah pada dompolan 50% - 60 %, yaitu waktu ukuran buah sebesar biji asam dengan mengambil butir-butir buah yang letaknya berhimpitan, bertangkai panjang, abnormal, rusak dengan gunting kecil yang steril.
- Jika musim hujan, pasang atap plastik putih pada para-para dan bungkus buah dengan kantong plastik atau kertas semen

PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT
A. Hama
- Kutu Phylloxera (Phylloxera vitifoliae), mengisap cairan akar dan daun. Gejala : didaun terbentuk bisul-bisul kecil dan akar membengkak seperti kutil, akibatnya tumbuh kerdil, layu dan buah sedikit. Pengendalian: pangkas tanaman terserang dan bakar, semprot Natural BVR atau PESTONA

- Tungau Merah (Tetranychus sp.), bercak-bercak kuning pada daun dan berubah hitam, akibatnya kerdil dan buah berkurang. Pengendalian; semprot Natural BVR atau PESTONA

- Ulat kantong (Mahasena corbetti), memakan bagian atas permukaan daun, terjadi lubang-lubang kecil pada daun. Pengendalian ; Pangkas dan potong tanaman terserang berat dan dibakar lalu semprot dengan PESTONA + POC NASA

- Kumbang Daun (Apogonia destructor), memakan atau merusak daun, kemudian membuat lubang-lubang kecil pada permukaan daun. Pengendalian : pasang lampu perangkap dan musnahkan, semprot PESTONA

- Ulat grayak (Spodoptera sp.), menyerang daun hingga rusak dan berlubang. Pengendalian; Semprot dengan Natural VITURA

- Ngengat buah anggur (Paralobesia viteana atau Grape Berry Moth), larva memakan bunga dan buah yang masih pentil dan tua sehingga buah tidak normal. Pengendalian; Buang buah rontok dan bakar, semprot PESTONA paling lambat 14 hari sebelum panen
Hama lain seperti rayap, tikus, burung, tupai dan kelelawar. Pengendalian : sanitasi kebun, bungkus buah, menghalau hama dan pasang perangkap

B. Penyakit
- Tepung Palsu (Downy mildew), jamur Plasmopora viticola, menyerang batang muda, sulur, tangkai buah dan butir buah. Pengendalian; kurangi kelembaban kebun (dipangkas), potong dan musnahkan tanaman terserang, pasang naungan, Natural GLIO+gula pasir.

- Cendawan Tepung (Powder mildew), jamur Uncinula necator, menyerang semua stadium pertumbuhan. Daun menggulung ke atas dan bentuk abnormal ditutupi tepung berwarna kelabu sampai agak gelap, batang sakit coklat. Pengendalian : semprot Natural GLIO+ gula pasir.

- Bercak Daun (Cercospora viticola dan Alternaria vitis), timbul bercak-bercak coklat dan bintik-bintik hitam sehingga tunas dan daun kering dan rontok. Pengendalian; Sanitasi kebun, mengurangi kelembaban kebun, potong dan musnahkan daun terserang, semprot dengan Natural GLIO

- Karat Daun, jamur Physopella ampelopsidis, terdapat tepung berwarna jingga pada sisi bawah daun dan pada sisi atas daun ada bercak-bercak hijau kekuningan dan seluruh permukaan tertutupi lapisan tepung sehingga daun kering dan rontok. Pengendalian : Pangkas daun sakit dan semprot dengan Natural GLIO + gula pasir

- Busuk Hitam (Black Rot), jamur Guignardia bidwelli, bercak-bercak kecil berwarna putih pada buah hampir matang dengan warna tepi coklat, kemudian busuk buah mengendap dan mengeriput hitam seperti “mummi”. Pengendalian : Pangkas bagian sakit, kurangi kelembaban, bungkus buah, Natural GLIO + gula pasir

- Kudis (Scab), Jamur Elsinoe ampelina, menyerang semua bagian tanaman. Bercak kelabu dengan tepi coklat kemerahan, kemudian daging buah mengeras dan berkudis. Pengendalian : Pangkas bagian yang sakit, sanitasi kebun, semprot Natural GLIO + gula pasir

- Busuk Kapang Kelabu (Gray Mould Rot), jamur Botrytis cinerea, berkembang pada saat buah anggur menjelang masak. Buah berwarna cokelat tua, keriput dan busuk. Pengendalian : Penanganan panen dan pasca panen yang baik, semprot Natural GLIO+gula pasir.

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum dapat mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810 dosis + 5 ml (1/2 tutup) per tangki

PANEN
Panen setelah umur 1 tahun, dan buah berikutnya kontinyu 1-2 kali setahun tergantung pangkas buah.

sumber : http://teknis-budidaya.blogspot.com/2007/10/budidaya-anggur.html

BUDIDAYA JERUK


I. PENDAHULUAN
Prospek agribisnis jeruk di Indonesia cukup bagus karena potensi lahan produksi yang luas. Melalui program peningkatan kualitas sumberdaya petani jeruk serta didukung dengan hasil inovasi teknologi pemupukan dan hormon alami, pengelolaan hama dan penyakit terpadu, serta sistem budidaya lainnya yang semuanya didasarkan pada semangat ramah lingkungan akan meningkatkan Kuantitas dan Kualitas produksi jeruk dengan tetap menjaga Kelestarian lingkungan.

II. SYARAT PERTUMBUHAN
Perlu 6-9 bulan basah (musim hujan), curah hujan 1000-2000 mm/th merata sepanjang tahun, perlu air yang cukup terutama di bulan Juli-Agustus. Temperatur optimal antara 25-30 °C dan kelembaban optimum sekitar 70-80%. Kecepatan angin lebih dari 40-48% akan merontokkan bunga dan buah. Ketinggian optimum antara 1-1200 m dpl. Jeruk tidak menyukai tempat yang terlindung dari sinar matahari. Jenis tanah Andosol dan Latosol sangat cocok, derajat keasaman tanah (pH tanah) adalah 5,5-6,5 . Air tanah optimal pada kedalaman 150-200 cm di bawah permukaan tanah. Pada musim kemarau 150 cm dan pada musim hujan 50 cm. Tanaman jeruk menyukai air yang mengandung garam sekitar 10%.
III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
3.1. Pembibitan
3.1.1. Cara generatif
Biji diambil dari buah dengan memeras buah yang telah dipotong. Biji dikeringanginkan di tempat yang tidak disinari selama 2-3 hari hingga lendirnya hilang. Tanah persemaian diolah sedalam 30-40 cm dan dibuat petakan berukuran 1,15-1,20 m membujur dari utara ke selatan. Jarak petakan 0,5-1m. Sebelum ditanami, tambahkan pupuk kandang 1 kg/m2. Biji ditanam dalam alur dengan jarak tanam 1-1,5 x 2 cm dan langsung disiram larutan POC NASA + 1-2 cc/lt air. Persemaian diberi atap. Bibit dipindahtanam ke dalam polibag 15 x 35 cm setelah tingginya 20 cm pada umur 3-5 bulan. Media tumbuh dalam polibag adalah campuran pupuk kandang dan sekam (2:1) atau pupuk kandang, sekam, pasir (1:1:1) atau cukup dengan menggunakan tanah biasa disiram POC NASA (3-4 tutup) + HORMONIK (1 tutup) per 10-15 liter air.

3.1.2. Cara Vegetatif
Metode dengan cara penyambungan tunas pucuk dan penempelan mata tempel. Untuk kedua cara ini perlu dipersiapkan batang bawah (understam/rootstock) yang dipilih dari jenis jeruk dengan perakaran kuat dan luas, daya adaptasi lingkungan tinggi, tahan kekeringan, tahan/toleran terhadap penyakit virus, busuk akar dan nematoda. Varietas batang bawah yang biasa digunakan adalah Japanese citroen, Rough lemon, Cleopatra, Troyer Citrange dan Carizzo citrange. Setelah penyambungan tunas pucuk atau penempelan mata tempel, segera disemprot menggunakan POC NASA (3-4 tutup/tangki ) + HORMONIK (1 tutup/tangki ).

3.1.2.1. Pengolahan Media Tanam
Lahan yang akan ditanami dibersihkan dari tanaman lain atau sisa-sisa tanaman. Jarak tanam bervariasi untuk setiap jenis jeruk dapat dilihat pada data berikut ini: (a) Keprok dan Siem jarak tanam 5 x 5 m; (b) Manis : jarak tanam 7 x 7 m; (c) Sitrun (Citroen) : jarak tanam 6 x 7 m; (d) Nipis : jarak tanam 4 x 4 m; (e) Grape fruit : jarak tanam 8 x 8 m; (f) Besar : jarak tanam (10-12) x (10-12) m.
Lubang tanam dibuat 2 minggu sebelum tanam. Tanah bagian dalam dipisahkan dengan tanah dari lapisan atas. Tanah berasal dari lapisan atas dicampur dengan 1-2 kg pupuk kandang dan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan.
Pengembangbiakan Natural GLIO : 1-2 kemasan Natural GLIO dicampur 50-100 kg pupuk kandang untuk lahan 1000 m2. Selanjutnya didiamkan di tempat yang terlindung dari sinar matahari + 1 minggu dengan selalu menjaga kelembabannya dan sesekali diaduk (dibalik).

3.1.2.2. Teknik Penanaman
Bibit jeruk dapat ditanam pada musim hujan atau musim kemarau jika tersedia air untuk menyirami, tetapi sebaiknya ditanam diawal musim hujan. Sebelum ditanam, perlu dilakukan: (a) Pengurangan daun dan cabang yang berlebihan; (b) Pengurangan akar; (c) Pengaturan posisi akar agar jangan ada yang terlipat.
Setelah bibit ditanam, siramkan pupuk POC NASA yang telah dicampur air secara merata dengan dosis ± 1 tutup POC NASA per liter air setiap pohon. Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPER NASA. Adapun cara penggunaan SUPER NASA adalah sebagai berikut: 1 (satu) botol SUPER NASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap
1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi disiramkan setiap pohon.
Beri mulsa jerami, daun kelapa atau daun-daun yang bebas penyakit di sekitar bibit. Letakkan mulsa sedemikian rupa agar tidak menyentuh batang untuk menghindari kebusukan batang. Sebelum tanaman berproduksi dan tajuknya saling menaungi, dapat ditanam tanaman sela baik kacang-kacangan/sayuran. Setelah tajuk saling menutupi, tanaman sela diganti oleh rumput/tanaman legum penutup tanah yang sekaligus berfungsi sebagai penambah nitrogen bagi tanaman jeruk.

IV. PEMELIHARAAN TANAMAN
4.1. Penyulaman
Dilakukan pada tanaman yang tidak tumbuh.
4.2. Penyiangan
Gulma dibersihkan sesuai dengan frekuensi pertumbuhannya, pada saat pemupukan juga dilakukan penyiangan.
4.3. Pembubunan
Jika ditanam di tanah berlereng, perlu diperhatikan apakah ada tanah di sekitar perakaran yang tererosi. Penambahan tanah perlu dilakukan jika pangkal akar sudah mulai terlihat.
4.4. Pemangkasan
Pemangkasan bertujuan untuk membentuk tajuk pohon dan menghilangkan cabang yang sakit, kering dan tidak produktif. Dari tunas-tunas awal yang tumbuh biarkan 3-4 tunas pada jarak seragam yang kelak akan membentuk tajuk pohon. Pada pertumbuhan selanjutnya, setiap cabang memiliki 3-4 ranting atau kelipatannya. Bekas luka pangkasan ditutup dengan fungisida atau lilin untuk mencegah penyakit. Sebaiknya celupkan dulu gunting pangkas ke dalam alkohol. Ranting yang sakit dibakar atau dikubur dalam tanah.
4.5. Pemupukan Susulan

Umur
(tahun)
Dosis Pupuk Makro (gr/pohon)
Urea
TSP
KCl
1
80
170
170
2
160
325
250
3
250
500
325
4
325
170
425
5
400
210
500
6
500
250
600
7
600
300
700
8
700
325
780
9
780
390
850
10
850
425
900
>10

Sebaiknya dilakukan analisis tanah
Dosis POC NASA mulai awal tanam :
0-3

2-3 tutup/diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang setiap 4-5 bulan sekali (sesekali bisa disemprot ke daun)
>3

3-4 tutup/diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang setiap 3-4 bulan sekali (sesekali bisa disemprot ke daun)

Catatan: Akan Lebih baik pemberian diselingi/ditambah SUPER NASA 1-2 kali/tahun dosis 1 botol untuk + 200 pohon. Cara lihat pada Teknik Penanaman (Point 3.1.2.2.)
4.6. Penggunaan Hormonik
Hormonik dapat diberikan terutama setelah tanaman berumur 2 tahun, atau diberikan sejak awal lebih bagus. Caranya melalui penyiraman atau penyemprotan bersama dengan POC NASA (3-5 tutup POC NASA ditambah 1 tutup Hormonik).
4.7.Pengairan dan Penyiraman
Penyiraman jangan berlebih. Tanaman diairi sedikitnya satu kali dalam seminggu pada musim kemarau. Jika air kurang tersedia, tanah di sekitar tanaman digemburkan dan ditutup mulsa.
4.8. Penjarangan Buah
Pada saat pohon jeruk berbuah lebat, perlu dilakukan penjarangan supaya pohon mampu mendukung pertumbuhan, bobot buah serta kualitas buah. Buah yang dibuang meliputi buah sakit, tidak terkena sinar matahari (di dalam kerimbunan daun) dan kelebihan buah di dalam satu tangkai. Hilangkan buah di ujung kelompok buah dalam satu tangkai utama dan sisakan hanya 2-3 buah.
V. Hama dan Penyakit
5.1. Hama
a. Kutu loncat (Diaphorina citri.)
Bagian diserang : tangkai, kuncup daun, tunas, daun muda. Gejala: tunas keriting, tanaman mati. Pengendalian: menggunakan PESTONA atau Natural BVR. Penyemprotan dilakukan menjelang dan saat bertunas, buang bagian yang terserang.
b. Kutu daun (Toxoptera citridus aurantii, Aphis gossypii.)
Bagian diserang : tunas muda dan bunga. Gejala: daun menggulung dan membekas sampai daun dewasa. Pengendalian: menggunakan PESTONA atau Natural BVR.
c. Ulat peliang daun (Phyllocnistis citrella.)
Bagian diserang : daun muda. Gejala: alur melingkar transparan atau keperakan, tunas/daun muda mengkerut, menggulung, rontok. Pengendalian: semprotkan dengan PESTONA. Kemudian daun dipetik dan dibenamkan dalam tanah.
d. Tungau (Tenuipalsus sp. , Eriophyes sheldoni Tetranychus sp)
Bagian diserang : tangkai, daun dan buah. Gejala: bercak keperak-perakan atau coklat pada buah dan bercak kuning atau coklat pada daun. Pengendalian: semprotkan PESTONA atau Natural BVR.
e. Penggerek buah (Citripestis sagittiferella.)
Bagian diserang : buah. Gejala: lubang gerekan buah keluar getah. Pengendalian: memetik buah yang terinfeksi, disemprot PESTONA pada buah berumur 2-5 minggu.
f. Kutu penghisap daun (Helopeltis antonii.)
Bagian diserang : tunas, daun muda dan pentil. Gejala: bercak coklat kehitaman dengan pusat berwarna lebih terang pada tunas dan buah muda, bercak disertai keluarnya cairan buah yang menjadi nekrosis. Pengendalian: semprotkan PESTONA
g. Thrips (Scirtotfrips citri.)
Bagian diserang : tangkai dan daun muda. Gejala: helai daun menebal, tepi daun menggulung ke atas, daun di ujung tunas menjadi hitam, kering dan gugur, bekas luka berwarna coklat keabu-abuan kadang disertai nekrotis. Pengendalian: menjaga agar tajuk tanaman tidak terlalu rapat dan sinar matahari masuk ke bagian tajuk, hindari memakai mulsa jerami. Kemudian gunakan PESTONA atau Natural BVR.
h. Kutu dompolon (Planococcus citri.)
Bagian diserang : tangkai buah. Gejala: berkas berwarna kuning, mengering dan buah gugur. Pengendalian: gunakan PESTONA. atau Natural BVR. Cegah datangnya semut sebagai vektor kutu.
i. Lalat buah (Dacus sp.)
Bagian diserang : buah yang hampir masak. Gejala: lubang kecil di bagian tengah, buah gugur, belatung kecil di bagian dalam buah. Pengendalian: gunakan Perangkap lalat Buah.

5.2. Penyakit
a. CVPD
Penyebab: Bacterium like organism dengan vektor kutu loncat Diaphorina citri. Bagian yang diserang: silinder pusat (phloem) batang. Gejala: daun sempit, kecil, lancip, buah kecil, asam, biji rusak dan pangkal buah oranye. Pengendalian: gunakan bibit tanaman bebas CVPD. Lokasi kebun minimal 5 km dari kebun jeruk yang terserang CVPD. Gunakan Pestona atau Natural BVR untuk mengendalikan vektor.
b. Blendok
Penyebab: jamur Diplodia natalensis. Bagian diserang : batang atau cabang. Gejala: kulit ketiak cabang menghasilkan gom yang menarik perhatian kumbang, warna kayu jadi keabu-abuan, kulit kering dan mengelupas. Pengendalian: pemotongan cabang terinfeksi. Bekas potongan diolesi POC NASA + Hormonik + Natural GLIO. POC NASA dan Hormonik bukan berfungsi mengendalikan Blendok, namun dapat meningkatkan daya tahan terhadap serangan penyakit.
c. Embun tepung
Penyebab: jamur Oidium tingitanium. Bagian diserang : daun dan tangkai muda. Gejala: tepung berwarna putih di daun dan tangkai muda. Pengendalian: gunakan Natural GLIO pada awal tanam.
d. Kudis
Penyebab: jamur Sphaceloma fawcetti. Bagian diserang : daun, tangkai atau buah. Gejala: bercak kecil jernih yang berubah menjadi gabus berwarna kuning atau oranye. Pengendalian: pemangkasan teratur, gunakan Natural GLIO pada awal tanam.
e. Busuk buah
Penyebab: Penicillium spp. Phytophtora citriphora, Botryodiplodia theobromae. Bagian diserang : buah. Gejala: terdapat tepung-tepung padat berwarna hijau kebiruan pada permukaan kulit. Pengendalian: hindari kerusakan mekanis, gunakan Natural GLIO awal tanam
f. Busuk akar dan pangkal batang
Penyebab: jamur Phyrophthora nicotianae. Bagian diserang : akar, pangkal batang serta daun di bagian ujung. Gejala: tunas tidak segar, tanaman kering. Pengendalian: pengolahan dan pengairan yang baik, sterilisasi tanah pada waktu penanaman, buat tinggi tempelan minimum 20 cm dari permukaan tanah. gunakan Natural GLIO pada awal tanam
g. Buah gugur prematur
Penyebab: jamur Fusarium sp. Colletotrichum sp. Alternaria sp. Bagian yang diserang: buah dan bunga. Gejala: dua-empat minggu sebelum panen buah gugur. Pengendalian: gunakan Natural GLIO pada awal tanam
h. Jamur upas
Penyebab: Upasia salmonicolor. Bagian diserang : batang. Gejala: retakan melintang pada batang dan keluarnya gom, batang kering dan sulit dikelupas. Pengendalian: kulit yang terinfeksi dikelupas dan diolesi fungisida yang mengandung tembaga atau belerang, kemudian potong cabang yang terinfeksi.
Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.

VI. Panen
Buah jeruk dipanen saat masak optimal berumur + 28-36 minggu, tergantung jenis/varietasnya. Buah dipetik dengan menggunakan gunting pangkas.